Ilustrasi (Shutterstock)
Baca 10 detik
- Fitch Ratings mengubah prospek utang Indonesia dari Stabil menjadi Negatif pada Maret 2026, meski peringkat utama tetap BBB.
- Penurunan prospek ini disebabkan kekhawatiran global mengenai kredibilitas dan sentralisasi pengambilan keputusan kebijakan ekonomi.
- Ekonomi Indonesia diprediksi tumbuh 5% (2026-2027) didorong konsumsi domestik, tetapi target 8% sulit tanpa reformasi struktural.
Saat ini, fokus pasar tertuju pada bagaimana pemerintah merespons rapor dari Fitch ini. Jika konsistensi kebijakan tidak segera diperbaiki, bukan tidak mungkin biaya pinjaman pemerintah di pasar internasional akan meningkat, yang pada akhirnya akan membebani APBN lebih dalam.
Komentar
Berita Terkait
-
Properti Dinilai Tetap Jadi Motor Ekonomi, Asal Tak Didominasi Segelintir Pelaku Usaha
-
Segini Utang Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang Kena OTT KPK
-
Konflik Timur Tengah Picu Efek Domino: Waspada Inflasi Impor hingga ke Pedagang Kecil
-
Pemerintah Gelontorkan Rp55 Triliun untuk THR 2026, Swasta Wajib Bayar Penuh H-7 Lebaran
-
Pemerintah Rogoh Rp911,16 Miliar untuk Diskon Transportasi Lebaran 2026
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Perang AS-Iran Terus Bergulir, Harga Minyak Mentah Dunia Makin Mahal
-
Tukar Uang Baru di Bank Minimal Berapa? Ini Batas BI Jelang Lebaran 2026
-
GoTo dan Grab Guyur BHR Lebaran Rp220 Miliar
-
Eropa Terancam Gelap: Pipa Migas Rusia Rusak, Perang Iran Tutup Selat Hormuz
-
IHSG Semakin Hancur pada Sesi I, Turun 4% dan 748 Saham Merah
-
Israel Serang Wilayah Sipil Tanpa Peringatan, Harga Gas Membara
-
Rupiah Terus Anjlok, BI: Masih Relatif Lebih Baik
-
Properti Dinilai Tetap Jadi Motor Ekonomi, Asal Tak Didominasi Segelintir Pelaku Usaha
-
Bahlil Buka Suara Nasib Dua Kapal Pertamina yang Terjebak di Selat Hormuz
-
Harga Perak Antam Ambles Parah, Efek 'Super Dollar' Guncang Pasar Logam Mulia