Suara.com - Bagi para pelaku pasar modal dan investor saham, pertanyaan mengenai operasional Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan depan menjadi topik hangat.
Mengingat hari ini, Minggu (22/3/2026), merupakan akhir pekan, banyak yang bertanya-tanya apakah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan kembali diperdagangkan pada Senin, 23 Maret 2026.
Berdasarkan kalender resmi yang dirilis otoritas bursa, jawabannya adalah IHSG tidak dibuka pada Senin, 23 Maret 2026. Hal ini dikarenakan hari tersebut telah ditetapkan sebagai hari libur bursa dalam rangka Cuti Bersama Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Penutupan Perdagangan Maret 2026
Penghentian aktivitas transaksi di bursa kali ini merupakan salah satu periode libur terpanjang sepanjang tahun 2026.
Penutupan ini terjadi akibat akumulasi hari raya keagamaan yang jatuh berdekatan, yakni Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Idulfitri 1447 H.
Rangkaian libur bursa dimulai sejak Rabu, 18 Maret 2026, untuk cuti bersama Nyepi, yang kemudian berlanjut pada Kamis, 19 Maret 2026, sebagai hari raya inti.
Meskipun Jumat, 20 Maret 2026, merupakan hari kerja biasa di pekan normal, bursa tetap tutup karena memasuki rangkaian cuti bersama Lebaran.
Selanjutnya, karena hari raya Idulfitri sendiri jatuh pada hari Sabtu dan Minggu (21-22 Maret 2026), pemerintah menetapkan Senin, 23 Maret 2026, dan Selasa, 24 Maret 2026, sebagai hari cuti bersama tambahan.
Baca Juga: Saham Energi Bersih Dinilai Menjanjikan di Era Transisi Energi
Oleh karena itu, seluruh aktivitas perdagangan saham, kliring, dan penyelesaian transaksi di BEI ditiadakan selama periode awal pekan depan tersebut.
Kapan IHSG Kembali Beroperasi?
Para investor baru dapat melakukan transaksi jual-beli saham kembali pada Rabu, 25 Maret 2026. Pada tanggal tersebut, perdagangan akan dibuka secara normal mengikuti jam operasional bursa yang berlaku.
Mengingat banyaknya hari perdagangan yang hilang di bulan Maret ini, para pelaku pasar disarankan untuk melakukan penyesuaian strategi investasi.
Penutupan pasar yang cukup lama sering kali memicu volatilitas saat bursa kembali dibuka, sehingga menjaga likuiditas dan memantau sentimen pasar global selama libur menjadi langkah yang sangat bijak.
Selain itu, investor diimbau untuk memastikan kembali layanan operasional pada perusahaan sekuritas masing-masing, karena biasanya terdapat penyesuaian layanan bantuan nasabah (CS) dan administrasi selama periode cuti bersama nasional ini.
Kontributor : Rizqi Amalia
Berita Terkait
-
IHSG Hari Ini Libur atau Tidak? Simak Jadwal Bursa Saham saat Nyepi dan Idulfitri
-
Purbaya Tetap Pede Target IHSG 'To the Moon' 10.000 Tercapai di Akhir Tahun
-
Jelang Libur Panjang, IHSG Melonjak ke 7.106 Didorong Wall Street
-
IHSG Hijau di Sesi I ke 7.102, Ini Proyeksi Pergerakan Sesi II
-
ADRO Siapkan Rp4 Triliun untuk Buyback Saham, Boy Thohir Ungkap Rencananya
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Wacana Rokok Murah untuk Masyarakat Bawah Dikritik, Ancam Penerimaan Cukai Negara
-
cashUP Perkuat Ekosistem UMKM Digital, Satukan Pembayaran, Pembiayaan, dan Teknologi
-
IHSG Tertekan! Asing Lepas Saham Blue Chip Senilai Rp1,1 Triliun
-
Tiket Pesawat Gratis PPN dan Diskon Kereta, Ini Rincian Stimulus Ekonomi Rp26,3 Triliun
-
BI Siapkan Wirausaha Baru dan Jutaan Peluang Kerja lewat Program Transformasi UMKM Nasional
-
Gejolak Timur Tengah Bikin LNG Mahal, Indonesia Tak Bisa Menghindar
-
Pertamina: Investasi Terbaik Bukan Teknologi, Tapi SDM Unggul
-
BUMN RI Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Sumber Cuan, Biaya Pakan Ternak Turun 60%
-
IHSG Belum Aman, MNC Sekuritas Prediksi Koreksi Berlanjut Sebelum Menguat
-
Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal