- Ekonom Wijayanto Samirin memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 mampu melampaui proyeksi Bank Dunia sebesar 4,7 persen.
- Kinerja ekonomi kuartal pertama 2026 diperkirakan menguat hingga 5,5 persen berkat dorongan konsumsi musiman dari perayaan hari besar.
- Tantangan global, inflasi, serta risiko fenomena El Nino diperkirakan menghambat pertumbuhan ekonomi Indonesia menembus angka lima persen tahun ini.
Menanggapi revisi proyeksi tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut langkah Bank Dunia sebagai hal yang wajar di tengah kondisi global.
“Dengan situasi perang kan, ya mereka semua menurunkan (proyeksi) di berbagai wilayah,” kata Airlangga.
Meski begitu, ia menilai prospek ekonomi Indonesia tetap relatif kuat dibandingkan rata-rata global.
“Kalau kita lihat angka itu juga masih di atas pertumbuhan global rata-rata. Pertumbuhan global rata-rata kan di 3,4 persen,” ujarnya.
Dalam laporan terbaru April 2026, Bank Dunia menyebut perlambatan ekonomi Indonesia dipengaruhi tekanan eksternal, termasuk kenaikan harga minyak dunia dan sikap hati-hati investor global.
Namun demikian, Indonesia dinilai masih memiliki bantalan ekonomi, seperti ekspor komoditas dan program investasi pemerintah, yang dapat meredam dampak kenaikan biaya energi dalam jangka pendek.
Berita Terkait
-
Pemerintah Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Tembus 5,5 Persen Meski Ada Perang
-
Rosan Ingatkan Jajarannya: Kehadiran Danantara Harus Dirasakan Masyarakat!
-
PDB Tiongkok Tembus US$25 Triliun, Jangkar Ekonomi ASEAN Mulai Goyang?
-
Balas Rating Fitch, Purbaya Akan ke Luar Negeri: Pastikan Menkeu Ngerti Apa yang Dikerjakan
-
PMI Manufaktur Ekspansi, tapi Fondasi Konsumsi Rakyat Rapuh
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas
-
Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN
-
OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum
-
Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel
-
Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah
-
Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT
-
Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z
-
Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI
-
Tiket Indomaret Fun Run 2026 Bisa Dibeli Lewat BRImo, Ada Diskon Rp 25 Ribu
-
Menko Airlangga Minta Dubes Negara Sahabat Kawal Realisasi Investasi Hasil Lawatan Prabowo