Bisnis / Keuangan
Rabu, 22 April 2026 | 19:04 WIB
Ilustrasi kondom - Stealthing. (Pexels)
Baca 10 detik
  • Konflik di Selat Hormuz sejak Februari 2026 menyebabkan gangguan rantai pasok material produksi bagi produsen kondom asal Malaysia, Karex.
  • Karex berencana menaikkan harga jual produk sebesar 20% hingga 30% akibat membengkaknya biaya produksi dan kelangkaan bahan baku.
  • Gangguan logistik dan kenaikan biaya transportasi memicu perlambatan distribusi produk ekspor Karex serta berdampak pada mobilitas pekerja di Asia.

Karex sendiri merupakan raksasa industri yang memproduksi lebih dari 5 miliar kondom per tahun dan mengekspor ke 130 negara melalui merek-merek populer seperti ONE, Trustex, Carex, dan Pasante.

Load More