Suara.com - Seorang perempuan di Karang Jangu, Kelurahan Sapta Marga, Cakranegara, Kota Mataram, tewas bakar diri di rumahnya. Aksi nekat Desak Ketut Sumastrani (24), anak ketiga dari lima orang bersaudara ini diduga lantaran penyakit gangguan jiwa yang diderita korban kambuh.
Kepala SPK Polres Mataram Ipda Gunawan mengatakan, kejadian ini berawal saat Jero Murtini, ibu korban, pulang dari pasar. Saat itu, Murtini yang tidak mendapati anaknya di dalam kamar,
“Dia langsung mencari ke sekeliling rumah. Murtini pun kaget dan berteriak histeris, saat mendapati anaknya terbakar dan tertelungkup di samping rumah,” Kata Gunawan
Warga yang mendengar teriakan Murtini pun sempat berusaha menolong korban dengan mengguyur air ke tubuh korban. Namun naas, korban ternyata sudah tidak bernyawa. Mayat korban ditemukan dalam kondisi telungkup sekitar pukul 06.00 WITA.
Gunawan menambahkan, dari keterangan tetangga korban, gangguan jiwa yang diderita korban memang sering kambuh. Bahkan, korban telah beberapa kali melakukan percobaan bunuh diri. Antara lain dengan berusaha melompat dari lantai III Mataram Mall sampai mencoba menabrakkan diri di jalan raya.
"Keluarga menolak melakukan otopsi karena korban memiliki latar belakang gangguan jiwa dan beberapa kali melakukan percobaan bunuh diri," tegas Gunawan. (Antara)
Berita Terkait
-
Meutia Hatta Soroti Bocah Bunuh Diri di NTT, Minta Istri Pejabat Ikut Ingatkan Pemerintah
-
Chat Anak Bunuh Diri di Demak dengan Ibunya Tersebar, Dikhawatirkan Menular
-
DPR Kecam Keras Teror Terhadap Ketua BEM UGM: Itu Praktik Pembungkaman
-
Bisikan di Balik Pusara
-
Kisah Pilu Anak NTT yang Bunuh Diri, Mi'ing Bagito Blak-blakan Sentil Koruptor
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Gerakan Muda Lawan Kriminalisasi Ungkap Rantai Kekerasan Jerat 709 Tahanan Politik Muda Indonesia
-
KPK Sita 5 Mobil Mewah dan Bukti Elektronik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam OTT
-
Memperingati International Womens Day 2026, API Serukan Perlawanan atas Penghancuran Tubuh
-
KPK Bongkar Alasan Gus Yaqut Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ternyata Ada Bukti Ini!
-
Fadia Arafiq Mengaku Sedang Bersama Ahmad Luthfi Saat OTT, Begini Respons KPK
-
Drama OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq: Hampir Lolos, Tertangkap di SPKLU Tengah Malam
-
Menag Soroti Pasal Aliran Sesat di KUHAP, Minta Definisi dan Kriteria Diperjelas
-
KPK Sebut Uang Korupsi Fadia Arafiq Bisa Buat 400 Rumah hingga Bangun 60 KM Jalan di Pekalongan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Kuasa Hukum Gus Yaqut: Tersangka Korupsi Tanpa Kerugian Negara Ibarat Pembunuhan Tanpa Korban!