Suara.com - Sejumlah atlet memberikan dukungan kepada bakal calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi), dengan harapan Jokowi bisa memberikan kesejahteraan kepada para atlet dan mantan atlet.
Hal itu antara lain seperti diungkapkan oleh perenang Richard Sam Bera, Senin (26/5/2014), yang menjelaskan bahwa memang ada harapan political will terkait dukungan mereka tersebut. Salah satunya menurutnya adalah soal perhatian kepada para atlet.
Secara khusus, Richard menyampaikan bahwa di matanya, penggunaan dana bantuan sosial (bansos) untuk kesejahteraan atlet kuranglah tepat. Sehubungan dengan itu menurutnya, perlu pos anggaran tersendiri untuk memperhatikan para atlet.
"Kurangi dana bansos, karena dana bansos itu untuk bencana, atau masalah sosial. Tapi ini kan, olahraga masuk di situ," ujarnya.
"(Anggaran olahraga) Itu harusnya jadi pos sendiri. Biar masalah pendanaan para atlet tidak terulang. Bisa kita ceritakan, semua cabang olahraga yang ikut SEA Games 2013 itu belum cair (dananya). Dana miliaran rupiah itu belum cair, karena saat ini dana bansosnya di-freeze karena ada larangan dari KPK. Dana untuk olahraga harusnya keluar dari situ," papar Richard.
Selain itu, sambung Richard, perlu ada program khusus untuk para atlet, dalam arti perlu ada status tertentu yang jelas bagi mereka. Hal ini bertujuan agar ke depannya atlet bisa terus berprestasi.
"Ada satu poin lagi, yaitu program Jokowi yang khusus menstatuskan atlet nasional. Atlet nasional itu harus berstatus konkret. Atlet nasional sekarang kan tidak ada status. Maksudnya bukan dengan (status) PNS, angkatan, atau lainnya. Karena selama ini, setelah atlet berprestasi, ya, selesai," tuturnya.
Richard pun menuturkan, selama ini kesejahteraan atlet masih dalam bentuk jangka pendek. Dia berharap, nantinya akan ada perhatian lebih jauh ketika para atlet sudah tidak mampu berprestasi lagi.
"Selama ini, kesejahteraan masih jangka pendek. Kami ingin jangka panjang, supaya lebih aman, dan ini sudah dari dulu begini. Selesai pertandingan, (diberi) bonus, dan selesai. Tidak ada (dana) pensiun," terang Richard.
Sementara itu, petinju Chris John mengatakan bahwa perhatian pemerintah kepada atlet ini diperlukan supaya para atlet dapat berprestasi lebih baik. Ditegaskannya, saat ini meski sudah berprestasi, perhatian kepada atlet masih dirasakan kurang.
"Atlet ini untuk bisa mencapai bakatnya, diperlukan dana untuk bisa memupuk bakat itu menjadi prestasi yang baik. Terakhir, bahwa setelah atlet itu pensiun menjadi seorang atlet, kami juga pasti, ya, mungkin ingin sesuatu. Para atlet selama ini kekurangan sekali. Padalah dulunya waktu menjadi atlet cukup berprestasi," kata petinju berprestasi dunia ini.
Seperti diberitakan, hari ini sejumlah atlet memberikan dukungannya kepada Jokowi, melalui acara "Deklarasi Atlet Nasional Dukung Jokowi" di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Dukungan untuk Jokowi saat ini disebut sudah mengalir antara lain dari atlet silat, badminton, renang, tinju, juga senam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda
-
Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya
-
Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak
-
Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah
-
Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle
-
Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur
-
Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan