Suara.com - Aksi pemerkosaan dan pembunuhan kembali terjadi di India. Kali ini, korbannya adalah seorang gadis kecil berusia lima tahun.
Kasus ini berawal saat ayah sang gadis mendatangi kantor polisi lantaran putri kecilnya hilang sejak Rabu (12/6/2014).
Dalam penyelidikan, polisi mendapat petunjuk bahwa si bocah terakhir kali terlihat bersama seorang pemuda yang bekerja sebagai petugas kebersihan maskapai bus. Pemuda itu diduga menculik si gadis saat mendatangi rumahnya dan meminta air minum.
Si pemuda berusia 17 tahun itu pun diciduk dan diinterogasi. Akhirnya dia mengaku membuang mayat si gadis di sebuah bagasi bus yang biasa ia bersihkan.
Namun, dia menolak memperkosa si gadis malang. Menurut keterangan polisi, tersangka diduga memperkosa gadis itu terlebih dahulu sebelum membunuhnya untuk menyembunyikan perbuatannya. Mayat si gadis ditemukan dalam keadaan terikat. Ditemukan sejumlah luka gores di leher dan dadanya.
Mayat gadis malang itu sudah dibawa ke rumah sakit untuk diotopsi. Setelah itu, barulah akan diketahui penyebab pasti kematiannya. (Indiatimes)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Usut Suap Bea Cukai, KPK Bedah Misteri Kontainer yang Mengendap 30 Hari di Tanjung Emas
-
Kabar Gembira! 93 Sekolah Rakyat Rampung Juni, Gus Ipul Siapkan Lowongan bagi 8.000 Tenaga Pendidik
-
Tepis Isu Pesanan, Dasco Tegaskan Revisi UU Polri Bukan Demi Jabatan Kapolri
-
Konflik Papua Tak Kunjung Usai, Komnas HAM Desak Tiga Pihak Ini Segera Duduk Bersama
-
Jerit Keadilan Keluarga M Berlian di DPR: Vonis Seumur Hidup Cuma Modal Lie Detector!
-
Kronologi Lengkap Oknum Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset Demi 'Travel Grant'
-
Penjajahan Gaya Baru? PSN Papua Berpotensi Singkirkan Warga Lokal
-
Pramono Wukuf di Arafah, Wagub Rano Karno Pimpin Jakarta Rayakan Idul Adha
-
Final dan Mengikat, Dasco Pastikan Putusan MK Soal Kuota Perempuan 30 Persen Masuk Revisi UU Pemilu
-
Mendagri Serahkan Hewan Kurban Kemendagri dan BNPP, Bentuk Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat