Suara.com - Terkait kasus dugaan kekerasan seksual pada anak yang diduga melibatkan beberapa guru Jakarta International School (JIS), Timothy Carr selaku kepala sekolah JIS serta Murphy salah satu wali kelas JIS memenuhi panggilan Polda Metro Jaya.
Tim Carr datang didampingi pengacaranya Harry Pontoh, sedangkan Murphy di dampingi Hotman Paris beserta pihak Kedutaan Besar Amerika Serikat Thurmond H Borden selaku Country Consultan Coordinator.
"Ada satu guru namanya Murphy lagi diperiksa, Tim Carr masih menunggu, Baru satu yg diperiksa," kata Hotman Paris di Polda Metro Jaya, Selasa (17/6/2014).
Hotman menambahkan, kedatangannya ke Polda Metro Jaya, karena kliennya dipanggil oleh penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak atas laporan salah satu korban. Karena pada saat itu Murphy merupakan wali kelas korban.
Hotman menyesalkan, pada tiga bulan pertama di dalam BAP, tidak ada keterlibatan guru, lalu bagaimana bisa ada laporan baru yang menyebut guru JIS terlibat.
"Tiga bulan BAP pertama tidak ada keterlibatan guru tapi begitu ditolak maka digugat baru. Kasus pertama tidak ada keterlibatan guru bagaimana bisa ada laporan baru," sesal Hotman.
Hotman mengungkapkan, pihaknya akan bersikap kooperatif selama penyidikan di kepolisian.
"Pokoknya JIS kooperatif dan buka selebar-lebarnya," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
Terkini
-
Perjalanan Menuju Candi Prambanan, Prabowo dan PM Narendra Modi Satu Helikopter
-
Asal-usul Isi Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut Raja Juli, Ternyata Hasil 'Peras' 914 Petani KUD
-
3 Pekerja Daycare Little Aresha Masih Jadi Saksi, Akankah Menyusul Jadi Tersangka?
-
Kenaikan Tarif Transjakarta Hanya Sasar Warga Mampu, 15 Golongan Tetap Gratis
-
Alarm Jelang MPLS, Mayoritas Kepala Sekolah Rakyat Belum Siap Jalankan Tahun Ajaran Baru
-
Tugasnya Hanya Melambaikan Bendera, 1.000 Siswa Dikerahkan Sambut Prabowo-Modi di Yogyakarta
-
Istri Menteri PU Ikut ke NY Pakai Paspor Diplomatik, Ini Bedanya dengan Paspor Dinas dan Biasa
-
Marak Pencurian Besi Lagi di Jakarta, Pramono Ancam Cabut KJP hingga Tak Cairkan Bansos Pelaku
-
Terpaksa Harus Naik, Biaya Haji 2027 Diusulkan Jadi Rp107 Juta
-
Siasat Licik Pengedar Sabu di Bekasi: Sembunyikan Barang Haram dalam Bungkus Pakan Burung