Suara.com - Carl dan Marsha Mueller, orang tua dari Kayla Jean Mueller, pekerja kemanusiaan asal Amerika Serikat yang ditawan ISIS, berharap anaknya masih hidup. Sebelumnya, ISIS mengklaim bahwa Kayla, yang mereka tangkap sejak bulan Agustus 2013, tewas dalam serangan jet tempur Yordania.
Carl dan Marsha meminta kepada ISIS untuk menghubungi mereka secara pribadi, demikian disampaikan dalam sebuah pernyataan yang dirilis perwakilan keluarga.
"Berita ini membuat kami khawatir, namun kami berharap Kayla masih hidup," kata mereka dalam pernyataan tersebut.
Kepada ISIS, mereka mengatakan,"Anda mengatakan kepada kami bahwa Anda memperlakukan Kayla sebagai tamu. Maka sebagai tamu, keselamatan dan kesehatannya jadi tanggung jawab Anda".
Kayla diyakini sebagai warga Amerika Serikat terakhir yang ditahan ISIS. Sebelumnya, ISIS sudah memenggal tiga sandera Amerika, dua sandera Inggris, dan dua sandera Jepang. Sebagian besar berprofesi sebagai relawan kemanusiaan atau jurnalis.
Hingga kini, pemerintah Amerika Serikat belum dapat mengkonfirmasi kebenaran soal berita terbunuhnya Kayla. Pihak Yordania juga masih meragukan kebenaran klaim ISIS tersebut. (Reuters)
Berita Terkait
-
Empat Pendukung ISIS di Sumatera Diciduk Densus 88! Gunakan Media Sosial untuk Provokasi Teror
-
Turki Gempur ISIS Online: 26 Orang Ditangkap Terkait Propaganda Teror di Medsos
-
Serangan Udara AS di Somalia Tewaskan Tokoh Kunci ISIS, Siapa?
-
Gempur Persembunyian ISIS di Pegunungan Somalia, AS Klaim Sukses Besar
-
Turki Desak Prancis Pulangkan Warganya yang Terlibat ISIS di Suriah
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan ASIsrael, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
-
Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran
-
Iran Persiapkan Serangan Balasan ke Israel dan AS
-
Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Terkini
-
Parade Harmoni Imlek Nusantara 2026 Digelar Sore Ini, Cek Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
-
Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir di Jabodetabek Sore Ini
-
Menhan AS Ancam Penantang Washington: Akan Bayar Harga Mahal!
-
Pemkot Jakbar Setop Pembangunan Krematorium Kalideres Usai Gelombang Penolakan Warga
-
Iran Persiapkan Serangan Balasan ke Israel dan AS
-
Survei: 57 Persen Warga AS Dukung Palestina Merdeka
-
Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius