Suara.com - Jumlah jemaah Indonesia yang menjadi korban meninggal pada peristiwa Mina bertambah 11 orang. Sehingga total korban wafat dalam kejadian Kamis (24/9/2015) pagi itu menjadi 14 orang.
"Semalam kami telah mengidentifikasi jemaah Indonesia yang wafat dalam peristiwa Mina sebanyak 11 orang," kata Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekkah, Arsyad Hidayat, di Mekkah, Arab Saudi, Sabtu (26/9/2015).
Nama-nama korban yang telah diidentifikasi telah wafat di pemulasaran mayat di Moeasim, Arab Saudi, Sabtu dini hari di antaranya:
1. Abdul Halim bin Ali Satina, kloter SUB 48 nomor paspor A4514455
2. Eti Kusmiati Idit Supriadi, kloter JKS 61 nomor paspor B0932959
3. Nani Unah Ratnani, kloter JKS 61 nomor paspor B0745299
4. Mohammad Yuhan Suprianto, kloter JKS 61 nomor paspor A5737138
5. Koko Koswara Oyong Suwaryo, kloter JKS 61 nomor paspor B0732931
6. Adryansyah Idris Usman, kloter BTH 14 nomor paspor A3826040
7. Dede Kurniasih Sulaeman, kloter JKS 61 nomor paspor B0745305
8. Dadang Barmara Memed, kloter JKS 61 nomor paspor B0214365
9. Yahman Mistan Meslan, kloter UPG 10 nomor paspor B0693120
10. Ratna Abdul Gani Muhammad, kloter BDJ 1 nomor paspor A0912791
11. Susimah Slamet Abdullah, kloter SOC 62 nomor paspor B0874968.
Sedangkan, tiga lainnya yang telah diumumkan meninggal di antaranya:
1. Hamid Atwi Tarji Rofia dari Kloter SUB 48 nomor passpor B1467965
2. Busyaiyah Syahrel Abdul Gafar dari kloter BTH 14 nomor passpor A27084
3. Abdul Karim Sumarmi Idris dari Kloter SUB 46 nomor passpor B1023417.
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Abdul Djamil mengatakan pada proses identifikasi pemulasaran mayat tersebut, pihaknya melihat ada sekitar 500 jenazah yang harus diidentifikasi satu per satu, mana yang merupakan warganegara Indonesia. Sebab sebagian besar jamaah Indonesia tidak menggunakan gelang yang menjadi identitas mereka, maupun identitas lain seperti tas.
"Jadi pertama datang kami lihat yang wajahnya terlihat seperti orang Indonesia. Kemudian apakah ada tanda lain seperti slayer atau ihram yang bertuliskan Indonesia," ujar dia. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court
-
8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir
-
Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun
-
Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi
-
Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat
-
Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon
-
Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah
-
Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon
-
Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis
-
Daftar 4 TNI Gugur di Lebanon, Terakhir Praka Rico Pramudia