Suara.com - Penyedia layanan gigolo dan penari telajang ditangkap dalam penggrebekan sebuah panti 'pijat plus-plus', Kamis (14/4/2016). Panti pijat itu terletak di Jalan Duren Tiga RT 019 RW 001, Pancoran, Jakarta Selatan.
Ada dua mucikari yang dibekuk. Dia ditangkap bersama lima pria dan enam penari telanjang.
"Ada dua mucikari sudah diamankan juga. Inisial untuk muncikari namanya Azis apa siapa itu, Amel atau siapa, saya lupa namanya. Yang jelas dua orang pokoknya diamankan," kata Kasubdit Renakta Dit Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Suparmo kepada wartawan, Jumat (15/4/2016).
Dia menjelaskan jika praktik prostitusi di spa tersebut sudah beroperasi sejak lama. Di SPA tersebut memasang tarif sebesar Rp 200 ribu untuk melayani oral seks. Sedangkan untuk tarif blowjob, para pelaku memasang tarif sebesar Rp300 ribu.
"Setelah mendapat laporan tersebut, kita langsung menyelidiki dan membekuk mereka. Prostitusi itu sudah lama, sudah setahunan lebih," kata dia.
Dikatakan Suparmo, 13 orang tersebut saat ini sudah digiring di Polda Metro Jaya untuk dilakukan berita acara pemeriksaan (BAP). Belasan orang tersebut dijerat dengan pasal 296 tentang prositusi.
Tag
Berita Terkait
-
Lima Gigolo dan Enam Penari Telanjang Ini Jual Layanan Spesial
-
UU Baru Larang "Pembelian Seks", Para PSK Prancis Protes
-
Lelaki Prancis Harus Berpikir Dua Kali Sebelum Sewa PSK, Kenapa?
-
Pekerjakan ABG, Bos Surga Dunia Kini Meringkuk di Kantor Polisi
-
Polisi Ungkap Penjualan Perempuan Jutaan Rupiah Lewat Medsos
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Cuma Gara-gara Saling Pandang! Geng Motor Bacok Remaja di Flyover Cibodas
-
Geger WNA Jepang Ngaku Ditawari Prostitusi Anak 'Perawan' di Lokasari Jakarta Barat
-
Prancis Larang Menteri Israel Masuk Negaranya usai Video Aktivis Flotilla Gaza Viral
-
Setop Pembangunan Top-Down! Saatnya Suara Perempuan Akar Rumput Masuk Kebijakan Nasional
-
Ditodong Pistol dan Dipaksa Lepas Hijab Hercules, Kuasa Hukum Anak Ahmad Bahar: Ini Mengerikan!
-
Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan
-
Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo
-
Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran
-
Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta
-
Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun