Suara.com - Di tengah hiruk pikuk isu politik pilkada Jakarta dan kasus Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, sebagian orang lebih tertarik mengingat-ingat perjuangan pahlawan pendiri bangsa.
Seperti Koordinator Pengelola Kawasan Taman Proklamator Rudi Noviar saat ditemui Suara.com, Kamis (6/10/2016).
Obrolannya tidak berat-berat. Dia menjelaskan cara membersihkan Patung Bung Karno dan Bung Hatta yang terletak di tengah-tengah Tugu Proklamasi, Jalan Proklamasi, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat.
"Patung itu kan dibuat dari perunggu, sedikit - dikit kena air ya pasti ada jamur. Nah jamur itu yang kita bersihkan, tradisional saja kita bersihkan, pakai jeruk nipis, sebenarnya bukan tugas kita, cuma kita hanya membantu aja," kata Rudi kepada Suara.com.
Rudi mengatakan yang punya tanggungjawab penuh mengurus monumen ini adalah balai konservasi. Balai konservasi menangani patung-patung bersejarah, seperti di Tugu Proklamasi, Tugu Tani, Patung Pancoran, dan Patung Panahan.
"Sebenarnya tugas balai konservasi, mereka yang lebih tahu caranya, cuma kami hanya ikut membantu saja. Jadi kami agak sedikit tahu cara membersihkannya," kata dia.
Rudi mengatakan monumen ini merupakan tanda untuk mengenang lahirnya Indonesia.
"Di belakang patung Bung Karno itu kan ada Monumen Proklamator, dan itu ada maknanya, tiangnya ada 17, tiang yang paling tinggi itu ada delapan dan ada semacam polisi tidur ada 45, artinya tanggal 17 Agustus 1945 sebagai hari lahirnya bangsa kita," kata dia.
Pembangunan monumen dimulai oleh Presiden Soekarno pada tanggal 1 Januari 1961. Bung Karno ketika itu melakukan pencangkulan untuk yang pertama tanda dimulainya pembangunan Tugu Petir. Tugu Petir lama kelamaan disebut Tugu Proklamasi. (Marselinus Kalis)
BERITA MENARIK LAINNYA:
Jaksa Cecar Misteri Hilangnya Celana Robek, Ini Jawaban Jessica
Biadab, Bayi 1 Tahun Dimutilasi Ibu Kandungnya Sendiri
Ini Pengakuan Pengikut Dimas Kanjeng yang Sulit Dinalar
Tak Direstui Keluarga, Ini Alasan Asty Ananta Tetap Nikah di Bali
Inilah Pekerjaan Mario Teguh Sebelum Menjadi Motivator Terkenal
Berita Terkait
-
AMLI dan JICAF Hadirkan 80 Karya untuk 80 Tahun Indonesia Merdeka di Tugu Proklamasi
-
Fakta Rumah Proklamasi, Saksi Biksu Terwujudnya Kemerdekaan Indonesia
-
Dikawal Istri Tercinta, Ganjar Disambut Meriah Pendukung Saat Tiba di Tugu Proklamasi
-
Jelang Daftar Capres-Cawapres di KPU, Mahfud MD Tiba Lebih Dulu di Tugu Proklamasi
-
Melihat Kios PKL di Kawasan Tugu Proklamasi yang Makin Rapi
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Kenaikan Permukaan Laut Ancam Kemampuan Mangrove Menyimpan Karbon
-
Prabowo: Jangan Takut Dihina, Saya Jadi Presiden pun Masih Sering Diejek!
-
Krisis Iklim Bikin Ruang Kelas Makin Panas: Ngaruh ke Konsentrasi Siswa?
-
Markas Love Scamming di Semarang Digerebek! 604 HP Disita, 4 WN China dan 2 WNI Ditangkap
-
Susul Jumhur Hidayat, Said Iqbal Dilantik Jadi Penasihat Prabowo Besok Senin!
-
Perangi Narkoba, Bobby Nasution Kerahkan Satpol PP, Polisi hingga TNI Patroli Gabungan di Asahan
-
Tamat di Bunker Depok! Buronan Predator Seksual AS Dideportasi, Dijemput Langsung US Marshal
-
Profil Abdul Mateen, Anak Sultan Hassanal Bolkiah Kini Jadi Menteri Luar Negeri Brunei Darussalam
-
Sadis! Penembakan Massal Dekat Festival Toledo Ohio Amerika Serikat, Pengunjung Kocar-kacir
-
Menjaga Sisa Rasa Betawi: Kisah Selendang Mayang Bu Widya di Tengah Kepungan Kopi Boba