Suara.com - Satu persatu korban penipuan Padepokan Dimas Kanjeng yang dipimpin Taat Pribadi mulai berani melapor. Hari ini, Jum'at (7/10/2016), mantan pengikut Taat Pribadi asal Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berinisial HT (32) mengadu ke Polres Probolinggo.
HT merupakan istri pegawai negeri sipil Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Dia mengaku pernah menyetor uang untuk digandakan Taat Pribadi sebesar Rp300 juta. Ketika itu, dia tergiur karena Taat Pribadi mengatakan bisa melipatgandakan uang tersebut.
HT menyerahkan uang tersebut lewat koordinator padepokan, sebagian lagu diserahkan langsung ke Taat Pribadi.
HT mengaku menjadi pengikut Taat Pribadi sekitar lima tahun yang lalu.
Tadi, HT menyerahkan semua barang bukti ke polisi. Di antaranya, kantong warna hitam dan hijau yang dulu dia beli seharga Rp20 juta dari padepokan, foto-foto Taat Pribadi bersama para pejabat yang dibeli seharga Rp1 juta, lima buah keris yang dibeli seharga Rp300 ribu, batu akik, jimat, dan minyak wangi. Minyak wangi ini, katanya, minyak jin.
HT mengungkapkan tertarik membeli kantong warna hitam itu karena katanya bisa mengeluarkan uang. Tapi ternyata, tidak pernah bisa menghasilkan apa-apa.
"Namun, ada waktunya untuk membukanya, itu kata Dimas. Meski harus melalui beberapa tahapan. Sesuai petunjuk Dimas Kanjeng. Padahal, kami sudah menunggu bertahun-tahun untuk membuka kantong-kantong itu, ketika dibuka di dalamnya hanya ada uang pecahan Rp100 ribu hanya satu buah dan lainnya hanya pecahan dua ribuan," ujar HT.
HT menambah daftar panjang korban Taat Pribadi yang melapor ke Polres Probolinggo. Kini menjadi tujuh orang.
"Diduga uang mahar yang disetorkan korban diduga mengalir ke Dimas Kanjeng. Kemungkinan masih banyak korban yang belum melapor," ujar Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syaifudin.
Mantan Kasubdit II Reskoba Polda Metro Jaya itu mengimbau warga yang merasa ditipu Taat Pribadi untuk segera melapor.
"Mereka masih takut untuk melapor. Karenanya segera melapor, karena ini merupakan kasus besar di Probolinggo," kata Arman. (Andi Sirajuddin)
Tag
Berita Terkait
-
Setelah di Penjara, Dimas Kanjeng Kembali Berjaya? Fakta di Balik Padepokannya yang Kembali Ramai
-
8 Kasus Dukun Palsu Pengganda Uang yang Pernah Bikin Gempar Seluruh Indonesia
-
4 Kasus Dukun Pengganda Uang yang Menggemparkan, Terbaru Kasus Mbah Slamet
-
Selain Dukun Mbah Slamet, Ini 3 Kasus Penggandaan Uang yang Telan Korban Jiwa
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Amankan FIFA Series 2026 di GBK: Ribuan Personel Jaga Ketat Ring 1 hingga Jalur Kedatangan
-
Usai Blusukan, Prabowo Perintahkan Pembangunan Hunian Layak untuk Warga Pinggir Rel Senen
-
DLH DKI Tutup Tempat Penampungan Sampah Sungai di TPU Tanah Kusir, Dialihkan ke TB Simatupang
-
WFH 1 Hari Sepekan, Ojol Terbelah: Driver Jakarta Cemas Pendapatan Turun, Depok Santai
-
15 Butir Rencana Damai Trump: Apa Saja Isinya dan Mengapa Iran Menolak?
-
Gugat Meta dan YouTube soal Kecanduan Medsos, Perempuan Ini Tuntut Rp100 M
-
5 Aksi Dasco Jadi Jangkar Legislasi hingga Persatuan Nasional di Bulan Maret 2026
-
Santunan Kecelakan Lebaran Tembus Rp11 Miliar, Pemotor Jadi Korban Terbanyak!
-
Bayang-bayang Perang Timur Tengah Ancam Harga BBM, Ojol Ketar-ketir
-
Beredar Surat Panggilan Palsu, KPK Minta Masyarakat Waspada Penipuan