Suara.com - Seorang perempuan di Desa Horsarrieu, Provinsi Landes, barat daya Prancis, ditangkap polisi karena diduga menyimpan mayat ibunya di dalam lemari pendingin(freezer) selama lebih dari satu dekade terakhir.
Perempuan tersebut melakukan hal tak lazim itu hanya demi terus mendapat uang pensiunan sebesar 1.945 Euro atau Rp29 juta per bulan milik sang ibu.
“Dia terus menyimpan jenazah ibunya lebih dari 10 tahun terakhir demi uang pensiunan. Hingga kasus ini diketahui, tak ada laporan mengenai kematian sang ibu,” tutur pejabat kantor kejaksaan setempat, seperti dilansir Mirror, Rabu (31/5/2017).
Ironisnya, kata dia, lemari pendingin tempat penyimpanan jenazah ibu itu tak dialiri listrik. Kasus ini sendiri terungkap pada Selasa (30/5).
Sumber itu mengatakan, berdasarkan hasil uji forensik, penyidik menyimpulkan ibu tersebut sudah meninggal sejak tahun 2007 silam.
“Itu diperkuat dengan data bahwa sejak tahun 2007, tak ada klaim tunjangan kesehatan atas nama perempuan tersebut.
Namun, para penyidik menduga sang ibu sudah meninggal sejak 2007 karena sejak saat itu tak pernah ada klaim tunjangan kesehatan atas nama mendiang.
Kasus ini terungkap ketika si putri tertangkap razia lalu lintas. Pada surat izin mengemudi (SIM) yang dimilikinya, tertera nama sang ibu.
Baca Juga: Pengacara Ragukan Keaslian Bukti Chat Sex Buat Jerat Rizieq
”Tapi foto di SIM itu adalah foto putrinya, bukan sang ibu. Kami curiga, lantas menggeledah rumahnya. Saat itulah kami mendapati jenazah ibunya dibungkus kain dan disembunyikan di lemari pendingin,” tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan
-
Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta
-
Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti
-
5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan
-
Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo