Pagi ini, pelaksana tugas gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat tidak menggunakan kendaraan dinas Gubernur ke Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (2/6/2017). Djarot tiba pukul 8.30 WIB dengan menggunakan taksi.
Dengan begitu, Djarot mengikuti peraturan instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 150 Tahun 2013 tentang Penggunaan Kendaraan Umum bagi Pejabat dan Pegawai di Lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Dimana, setiap hari Jumat pertama di awal bulan, pejabat Pemprov DKI DKI dilarang menggunakan kendaraan pribadi.
"Nggak boleh katanya (pakai mobil dinas). Katanya harus pakai mobil umum. Tadi mau naik motor sebetulnya," ujar Djarot di Balai Kota DKI Jakarta.
Djarot menerangkan, setelah disarankan oleh ajudan, akhirnya dia naik taksi. Padahal, ia inging sekali menggunakna kendaraan bermotor.
"Nggak boleh sama ajudan. Naik taksi saja. Bahaya (kalau naik motor), katanya gitu," kata Djarot.
Mantan Wali Kota Blitar, Jawa Timur ini menerangkan, di area rumah dinas gubernur DKI Jakarta, Jalan Taman Suropati, Jakarta Pusat, tidak ada halte bus Transjakarta. Berbeda saat dia masih tinggal di rumah dinas wakil gubernur DKI Jakarta Jalan Besakih, Kuningan, Jakarta Selatan.
"Dimana lewat? Taman Suropati (nggak dilewati Transjakarta). Kecuali di Kuningan," kata Djarot.
Selama di perjalanan, Djarot juga sempat bebincang dengan seorang sopir taksi yang ternyata seorang perempuan.
Baca Juga: Segera Lantik Djarot, Tjahjo Tak Tunggu Jaksa Banding Vonis Ahok
"Ngobrol dong ya, rumahnya di mana? brapa tahun (jadi sopir), dia bilang empat tahun. Dia ternyata agak grogi juga. Sewaktu berhenti dia bilang saya milih bapak," kata Djarot.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Fakta Mengerikan Penembakan 8 Anak di AS: Pelaku Eks Tentara, 7 Korban Anak Kandung Tersangka
-
Horor di Louisiana! Penembakan Brutal Tewaskan 8 Anak, TKP di 3 Rumah
-
Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin
-
Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu
-
Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra
-
Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah
-
Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap
-
Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan
-
Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima