Suara.com - Pertandingan beregu Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior 2017 resmi digelar pada hari ini di GOR Among Rogo, Yogyakarta, Senin (9/10). Sebanyak 45 negara ikut ambil bagian memperebutkan Piala Suhandinata yang berlangsung 9-14 Oktober 2017.
Indonesia yang berada di grup H1 akan menghadapi Brasil sebagai lawan pertamanya. Melihat peluang di atas kertas, Indonesia diperkirakan akan mulus melaju hingga perempat final. Hal tersebut disampaikan oleh Manajer Tim Indonesia, Susy Susanti.
"Tanpa ingin melebihi Tuhan, saya ada keyakinan untuk lolos dari grup. Karena lawan kita Mongolia, Brazil, Finlandia, Spanyol dan El Savador. Kalau melihat dari sejarah bulutangkis harusnya kita bisa mengatasi," kata Susy, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com.
"Tapi saya tetap mengingatkan kepada atlet-atlet agar tidak lengah sedikit pun. Siapapun lawan di lapangan kita harus tetap fokus, kalau bisa selesai secepatnya, ya selesaikan cepat, jangan anggap remeh. Karena kerikil kecil kadang suka bikin kita kepleset. Kita tidak mau seperti itu," lanjutnya.
Untuk melaju ke perempat final, Indonesia harus menjadi juara di grup H1 melawan Brazil dan Mongolia. Setelah itu, pemenang dari grup H1 akan melawan juara grup H2 yang dihuni oleh Finlandia, Spanyol dan El Savador.
Berbicara mengenai target, Susy tampaknya tak ingin terlalu membebani atlet junior Indonesia. Ia mematok semifinal sebagai target awal yang ingin dicapai oleh timnya.
"Untuk target saya nggak mau over. Saya nggak mau takabur mau langsung juara. Jadi fokus anak-anak ke semifinal dulu, tapi ini target minimal. Setelah semifinal baru kita susun target lagi untuk juara. Kalau harapannya pasti mau juara. Apalagi Indonesia belum pernah menang selama ini," kata Susy.
"Strateginya yang pasti harus lolos grup dulu. Setelah itu akan diundi lagi. Saat pengundian ini merupakan tantangan juga. Karena bisa menguntungkan dan bisa juga merugikan," lanjut Susy, yang juga kepala bidang pembinaan dan prestasi PP PBSI.
"Seperti di AJC (Asia Junior Championships) kemarin jalannya sebenarnya sudah lancar, cuma faktor luck-nya yang kurang. Mudah-mudahan keberuntungan yang belum kita dapat di AJC bisa kita dapat di kejuaraan dunia ini," sambung Susy.
Baca Juga: 7 Kader Terbelit Korupsi dalam Sebulan, Ini Kata Wasekjen Golkar
Foto: Sesmenpora Gatot S Dewa Broto (tengah) membuka Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior 2017 di GOR Among Rogo, Yogyakarta, Senin (9/10). [Humas PBSI]
Turnamen ini sendiri dibuka oleh Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto, mewakili Menpora Imam Nahrawi.
"Selamat datang di Yogyakarta, peserta akan bisa melihat banyak hal di Yogyakarta. Biasanya turnamen besar digelar di Ibu Kota, tetapi kali ini kita menggelar turnamen ini di Yogyakarta. Sama halnya seperti kejuaraan dunia junior tahun lalu, saat Spanyol menjadi tuan rumah, bukan di kota utama mereka tetapi tahun lalu digelar di Bilbao," kata Gatot dalam sambutannya.
Berita Terkait
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
Terkini
-
Usut Kasus Sudewo, KPK Cecar Ketua Kadin Surakarta Soal Proses Lelang Proyek DJKA Jatim
-
IPK Indonesia Anjlok ke Skor 34, Hasto PDIP: Penegak Hukum Jangan Jadi Alat Kekuasaan
-
Soal Penembakan Pesawat di Boven Digoel, DPR Tegur Pemerintah: Tutup Bandara Jika Tidak Aman
-
Tak Berkutik! Detik-detik Penangkapan Dua Pria Pembawa Ribuan Ekstasi di Jakarta Barat
-
Stok Aman Jelang Ramadan dan Idulfitri: DKI Jakarta Siapkan 182 Ribu Ton Beras
-
IPK Indonesia Turun ke 34, KPK: Alarm Keras Perbaikan Pemberantasan Korupsi
-
Pekan Depan Prabowo Lawatan ke AS, Teken Tarif Dagang dengan Trump
-
Jaksa Skak Mat Klaim Nadiem: LKPP Nyatakan Harga Laptop Cenderung Tinggi Tidak Terkontrol
-
PKL di Pecinan Glodok Kabur Berhamburan Didatangi Satpol-PP, 85 Motor di Trotoar Kena Cabut Pentil
-
Mendagri Minta Dukungan Parlemen Normalkan Anggaran TKD Provinsi Terdampak Bencana