Suara.com - Gemerlap kehidupan kota Jakarta, ternyata tak selalu mengisahkan riwayat yang indah. Terutama bagi keluarga miskin, yang harus pintar-pintar bersiasat demi terus hidup.
Termutakhir, jagat dunia maya dihebohkan oleh foto-foto viral mengenai dua bocah yang terpaksa terlelap tidur di dalam gerai mesin anjungan tunai mandiri (ATM) pada malam hari.
Foto tersebut viral setelah seorang warganet mengakui, melihat kedua bocah tersebut tidur di dalam gerai ATM, Sabtu (14/10/2017) malam.
Dalam foto itu, tampak dua bocah tidur berpelukan dan berselimut plastik transparan. Mereka juga tidur tanpa bantal.
“Kawan saya bertemu dengan kedua anak yang sedang tidur di ATM pom bensin Galur, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, tempat kawan saya belanja bahan,” tulis akun Facebook bernama Yuni Rusmini, Minggu (15/10).
Ia mengatakan, kedua bocah itu yatim piatu. Kedua orang tuanya meninggal karena sakit.
Keduanya lantas diajak untuk ke panti asuhan. Tapi, mereka menolak karena ingin mencari uang di jalanan dengan cara mengumpulkan botol kosong serta kardus bekas.
"Sungguh malang nasib kedua anak ini. Adiknya berusia 4 tahun dan kakaknya berumur 7 tahun. Kiranya ada sahabat-sahabat yang berada di sekitar atau sedang mampir, mungkin bisa berbagi dengan anak-anak yang kurang beruntung ini," tulisnya lagi.
Hingga berita ini diunggah, foto dan kisah kedua bocah tersebut sudah disebar ulang sedikitnya oleh 1.477 warganet.
Baca Juga: 'Mati Lampu' saat Jokowi ke Rumah Calon Besan, Paspampres Panik
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China