Suara.com - Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno tengah mencari trobosan untuk menentukan Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta tahun 2018.
Setelah bertemu buruh yang melakukan demo, Sandiaga mengatakan sudah menerima dua usulan besaran UMP dari pengusaha dan serikat pekerja.
Untuk usulan pengusaha sebesar Rp3.648.035 perbulan. Sedangkan usulan dari serikat pekerja Rp3.917.398 atau lebih besar Rp269 ribu dari usulan pengusaha dan pemerintah.
"Kami lagi coba cari terobosan, inofasi, solusi, agar tuntutan kesejahteraan mereka bisa kami tingkatkan. Tentu kami berjalan dalam koridor hukum yang sudah ditetapkan," ujar Sandiaga di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (31/10/2017).
Ia memastikan selama pembahasna besaran UMP DKI tahun 2018 sudah dilakukan secara terbuka dan transparan.
"Kami undang semua pihak, teman-teman pemangku kementingan intens selama 24 jam kedepan kepada gubernur. Kita yang akan diambil paling tidak mendapatkan solusi yang jalan tengah," kata Sandiaga.
Saat ditanya soal usulan Rp3,9 juta yang diajukan buruh ke pemerintah DKI sudah sesuai, Sandiaga tidak menjawab. Ia hanya menjelaskan angka tersebut didapat dari hasil survei kebutuhan hidup layak yang dilakukan perwakilan buruh.
"Kebijakan ini harus berbasis data. Kami lihat tren daripa ekonomi kedepan maupun sekarang. Karena kebijakan yang akan diambil menjadi landasan untuk hubungan industrial yang lebih bagus untuk lima tahun kedepan," kata dia.
Sandiaga ingin memastikan besaran UMP yang akan diambil pemerintah DKI nanti tidak merugikan pekerja atau pengusaha. Ia belum tahu kapan Anies akan meneken besaran UMP 2018.
Baca Juga: Curhat di Demo Buruh, Sandiaga Janji Buat Keputusan Beda soal UMP
"Kami ingin hadirkan bahwa pengusahanya berkembang dan pekerjanya juga berkembang bersama pengusaha," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Mensos Gus Ipul: Penataan PBI-JK Berbasis DTSEN Turunkan Inclusion Error
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
Jaga Stabilitas Harga Daging Jelang Ramadan di Jakarta, Dharma Jaya Impor Ratusan Sapi
-
Santunan Korban Bencana Sumatra Disalurkan, Mensos Sebut Hampir Seribu Ahli Waris Terbantu
-
PDIP Sebut 100 Persen Warga Indonesia Bisa Mendapatkan BPJS Gratis, Begini Kalkulasinya
-
Adu Mulut Menteri Keuangan dan Menteri KKP Bikin PDIP Geram: Jangan Rusak Kepercayaan Pasar!
-
Wamensos Agus Jabo Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Korban Penganiayaan di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik Pelaku
-
Pemerintah Kucurkan Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu Per Bulan, Pembangunan Huntap Capai 15.719 Unit