Suara.com - Benda mencurigkan berupa kardus terbungkus rapih yang diduga merupakan bom di Jalan KH Mochtar Obing, Kota Sukabumi, Jawa Barat hebohkan warga Sukabumi.
"Setelah dibongkar kardus berbentuk kotak yang tersimpan di depan rumah warga di Kelurahan Gunungparang, Kecamatan Cikole tersebut ternyata sampah," kata Kepala Bagian Operasi Polres Sukabumi Kota Kompol Sulaeman Salim di Sukabumi, Minggu (25/2/2018).
Informasi yang dihimpun, awalnya warga dan pengendara kendaraan bermotor yang melewati jalan tersebut tidak curiga. Namun pemilik rumah yang diketahui bernama Dodi Lukmanulhakim curiga dengan kardus yang dikemas secara rapih tersebut.
Sehingga, ia pun memilih untuk menghubungi Polres Sukabumi Kota dan Polsek Cikole. Tidak lama bersalang datang anggota polisi yang langsung memeriksanya.
Awalnya petugas tidak berani membuka kardus tersebut karena saat diperiksa alat metal detector sempat berbunyi beberapa kali. Tapi sesuai prosedur tetap (protap) benda mencurigakan tersebut akhirnya dibuka dan ternyata isinya adalah sampah.
"Saya curiga karena jika sampah mungkin dikemasnya tidak serapih itu, sebab tidak jauh dari rumah ada tempat pembuangan sampah. Sehingga saya khawatir dan curiga akhirnya menelpon polisi," kata Dodi.
Petugas dari Polri dan TNI yang datang ke lokasi penemuan bendan mencurigakan tersebut mengimbau kepada warga agar tidak membesar-besar dan mengkaitkan dengan isu lainnya. Karena sudah jelas kardus tersebut berisi sampah. (Antara)
Berita Terkait
-
Benang Merah Dua Ledakan di Sekolah: Ketika Perundungan, Internet, dan Keheningan Bertemu
-
KPAI Ingatkan Bahaya Grooming Berkedok Konten, Desak RUU Pengasuhan Anak Segera Disahkan!
-
Fakta Baru! Siswa SMP Pelaku Molotov di Kalbar Satu Komunitas dengan Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta
-
Berkaca dari Ledakan SMAN 72 dan Molotov Kalbar, Pengamat: Monster Sesungguhnya Bukan Siswa
-
Alarm Nasional! Siswa SMP Bom Molotov Sekolah, Komisi X Panggil Mendikdasmen Bahas Radikalisme
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Gempa Beruntun M 5,5 Guncang Karatung dan Melonguane Sulawesi Utara
-
Gunung Semeru Lima Kali Erupsi Hari Ini, PVMBG Ungkap Lima Titik Waspada
-
Gus Ipul Ajak ASN Kemensos Turun Ground Check DTSEN
-
Kisah Dokter Diaspora Terobos Sekat Birokrasi demi Misi Kemanusiaan di Sumatra
-
Sarmuji Luruskan Fatsun Politik Fraksi Golkar: Bukan Larang Kritik Prabowo-Gibran, Tapi Ada Etikanya
-
Respons Keluhan Warga, Kemensos Libatkan YLKI Awasi Penonaktifan BPJS PBI
-
Niat Gasak HP ASN di Tengah Gemerlap Imlek di Bundaran HI, Pria Paruh Baya Diciduk
-
Geledah Rumah di Ciputat, KPK Sita Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar Terkait Kasus Bea Cukai
-
Ancaman Bagi Koruptor! Gibran Ingin Aset Hasil Judol Hingga Korupsi Disita, Apa Kata Pukat UGM?
-
Penumpang LRT Jabodebek Usul Penambahan Gerbong Khusus Wanita Guna Cegah Pelecehan