Suara.com - Polisi telah meringkus JN, salah satu anggota komplotan perampok yang menggasak emas seberat 2 kilogram. Selain itu mereka merampas uang Rp40 juta dari Habudin.
Korban dirampok saat melintas mengggunakan sepeda motor di Jembatan Putih, Kampung Gabus, Desa Kedung, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang.
"Pelaku melakukan pencurian dengan kekerasan berupa 1 tas yang berisi uang sebesar Rp40 juta dan emas 24 karat sebanyak 2 kilogram," kata Kapolres Kota Tangerang Komisaris Besar Sabilul Alif di Tangerang, Rabu (7/3/2018).
JN tak sendiri saat merampok korban. JN, kata Sabilul juga dibantu empat rekannya berinisial MS, HE, GE, JE, dan SA.
Kawanan perampok ini terbilang sadis lantaran melukai korban dengan senjata tajam dan peluru senjata airsoft gun.
Setelah merampas tas berisi emas dan uang, para pelaku meninggalkan korban dalam kondisi terluka parah.
"Beruntung nyawa korban masih bisa diselamatkan," kata dia.
Terkait kejadian itu, kata Sabilul, polisi langsung melakukan penyelidikan. Tak lama, polisi kemudian meringkus JN di di tempat persembunyiannya di kawasan Jakarta Utara.
Lantaran melakukan perlawanan, polisi akhirnya melumpuhkan kaki kiri JN.
Baca Juga: Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan di Koja, Berawal Cekcok Mulut
"JN sempat melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri. Polisi pun terpaksa melumpuhkan tersangka dengan menembak kaki kiri tersangka," kata dia.
Dalam kasus perampokan tersebut, polisi juga masih memburu empat rekan JN yang masih buron.
Tersangka dikenakan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dan terancam pidana penjara di atas lima tahun.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing
-
Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!
-
Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan
-
Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN
-
Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!