Suara.com - Sebanyak 16 tahanan melarikan diri dari Cabang Rutan Labuhan Bilik, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara Jumat (13/4/2018) dini hari. Tahanan yang kabur merupakan titipan dari penyidik kepolisian.
Informasi yang dihimpun, para tahanan kabur dengan merusak teralis besi. Mereka juga diduga menjebol atap kemudian menyeberang ke tembok sebelum melompat ke luar.
“Memang benar ada tahanan yang kabur. Jumlahnya 16 orang. Mereka masih berstatus tahanan titipan Polsek dan Polres Labuhan Batu,” kata Humas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara, Josua Ginting.
Pihaknya telah mengambil langkah untuk menangkap 16 tahanan yang kabur tersebut. Pihanya juga telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Selain itu, pihaknya juga masih menyelidiki proses kaburnya ke-16 tahanan itu.
Mereka telah menurunkan tim untuk memeriksa sejumlah petugas yang berjaga di sana.
Berikut ke-16 tahanan yang kabur adalah:
1. Edy Syahputra, warga Dusun Sei Sakat Desa Sei Sakat, Panai Hilir, Labuhan Batu.
2. Rianto, warga Dusun Kampung Jawa Desa Tanjung Sarang Elang, Panai Hulu, Labuhan Batu.
3. Harun Rasyih Hasibuan, warga Dusun 1 Desa Sei Sakat, Panai Hilir, Labuhan Batu.
Baca Juga: DPR Setujui Kerja Sama Pertahanan RI-Thailand
4. Sunardi, warga Dusun 9 Desa Teluk Sei Sentosa, Panai Hulu, Labuhan Batu.
5. Syahrizal, warga Jalan Sei Lasolo Lingkungan II Kelurahan Muara Sentosa, Sei Tualang Raso, Kota Tanjung Balai.
6. Ridwan Pasaribu, warga Dusun IX Sidodadi Desa Aek Korsik, Aek Kuo, Labuhan Batu Utara
7. Ramli, warga Dusun Sumber Rejo Desa Sei Raja, NA IX-X, Labuhan Batu Utara.
8. Deny Syahputra Marpaung, warga Dusun Sumber Rejo Desa Sei Raja, NA IX-X, Labuhan Batu Utara.
9. Dapa Novandi Simangunsong, warga Jalan Perisai, Kelurahan Padang Bulan, Rantau Utara, Labuhan Batu.
Berita Terkait
-
Biaya Makan Narapidana se-Indonesia Setahun Sampai Rp1,3 Triliun
-
Sabu-sabu Masuk Lapas, Ratusan Sipir Penjara Tangerang Tes Urine
-
JR Saragih Resmi Tersangka Pemalsuan Ijazah untuk Pilgub Sumut
-
Helikopter Polisi Dipakai Pengantin, Ini Respons Mabes Polri
-
Rayakan Imlek, 17 Narapidana Konghucu Dapat Remisi
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal
-
'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim
-
7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?
-
Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS
-
Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta
-
Eks Wamenaker Noel Ngaku 'Gak Tahu' Terima Ducati Harus Lapor KPK: Saya Menyesal Banget
-
ICW Laporkan Dugaan Korupsi Sertifikat Halal Rp49,5 Miliar di Badan Gizi Nasional ke KPK
-
Bantah Minta Ducati ke Irivan Bobby, Eks Wamenaker Noel: Saya Nggak Hobi, Motornya Malah Bikin Jatuh
-
Pertama di Kunjungan Luar Negeri, Prabowo Pakai Maung di KTT ke-48 ASEAN 2026 di Filipina