Menurutnya, hal itu bisa menjadi contoh bahwa penyelesaian budaya, penyelesaian yang paling baik diantara cara penyelesaian yang lain.
“Budaya bisa membersihkan kotoran-kotoran yang ada,” ujar Pakde Karwo, sebutan akrab gubernur Jatim tersebut.
“Masyarakat Jawa Timur ingin mengakhiri permasalahan yang terjadi selama 661 tahun, kemudian menjadi hal baru dan menjadi contoh bahwa penyelesaian budaya adalah yang paling baik diantara penyelesain lain. Penyelesaian yang bisa menghaluskan barang kasar dan bisa menjernihkan barang-barang kotor,” jelasnya.
Jalan Majapahit Kota Bandung terletak di sisi barat Lapangan Gasibu, sementara Jalan Hayam Wuruk mengganti nama Jalan Cimandiri, di sisi barat Gedung Sate.
Pada kesempatan ini diresmikan pula Jalan Citaresmi, yang mengganti Jalan Pusdai, di depan Masjid Pusdai, Kota Bandung.
Majapahit sendiri merupakan nama sebuah kerajaan, yaitu Kerajaan Majapahit yang berpusat di Jatim. Kerajaan Majapahit berdiri sekitar 1923-1500.
Puncak kejayaan ini terjadi pada masa Hayam Wuruk.
Hayam Wuruk adalah raja keempat Kerajaan Majapahit, tepatnya pada 1350-1389. Raja ini bergelar Maharaja Sri Rajasanagara.
Di bawah pemerintahannya, Kerajaan Majapahit mencapai puncak kejayaan. Hayam Wuruk, yang lahir pada 1334, memiliki arti "Ayam yang terpelajar".
Berita Terkait
-
Di Hadapan Buruh, Aher Usul Kontrak Kerja Cukup Setahun dan Outsourcing Dibatasi
-
Aher Terima Curhat Buruh: RUU Ketenagakerjaan Jadi Sorotan, PHK Sepihak Jadi Ancaman
-
Ketua BAM DPR Aher Janji UU Ketenagakerjaan Baru akan Lebih Baik Usai Temui Buruh KASBI
-
'Perang Bubat' Jokowi vs Rakyat? Polemik Ijazah Palsu Memanas, Daftar Terlapor Membengkak
-
Puluhan Siswa di Cianjur Keracunan MBG, Istri Aher Sentil BGN: Bantuan Ini Jangan Malah jadi Musibah
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Salip London hingga Paris, Bali Jadi Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026
-
KAI Catat 88 Ribu Penumpang Tinggalkan Jakarta Selama Libur Isra Mikraj
-
Pelaku Asusila di Bus Transjakarta Koridor 1A Diproses Hukum
-
Akses Terputus Sepekan, Kepala BNPB Instruksikan Percepatan Penanganan Longsor Jepara
-
Hujan Lebat dan Angin Kencang Bayangi Akhir Pekan Jakarta
-
Belajar dari Broken String Aurelie Moeremans: Mengapa Korban Sulit Lepas dari Jerat Pelaku?
-
Bupati Bogor Tak Mau Tutup Mata, Rudy Susmanto Janji Telusuri Kabar Korban Jiwa di Pongkor
-
Balik Kampung Bangun Masjid Rp1 Miliar, Haji Suryo Siapkan 3.000 Loker di Lampung Timur
-
Misteri Asap di Nanggung: Video Evakuasi Viral Disebut Hoaks, Tapi Isu Korban Jiwa Terus Menguat
-
Bukan Sekadar Elektoral, Legislator Gerindra Sebut Era Prabowo Sebagai Fase Koreksi Sejarah