Suara.com - Polisi menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam penyelidikan kasus keracunan makanan yang terjadi di Universitas Pelita Harapan (UPH) Karawaci, Tangerang, Banten.
Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Alexander Yurikho mengatakan, sampel makanan yang menyebabkan 60 mahasiswa UPH keracunan sudah dibawa polisi ke BPOM Serang, Banten untuk diteliti secara laboratoris.
"Sampel makanan sedang diperiksakan di BPOM Serang," kata Alexander saat dikonfirmasi, Jumat (1/6/2018).
Sejauh ini, polisi masih menyelidiki perihal unsur tindak pidana terkait makanan yang dihidangkan saat digelarnya acara wisuda XXXIII UPH Program Teacher Collage (TC) di kampus UPH, Kamis (31/5/2018) kemarin.
"Kita liat dulu (masih penyelidikan), Kalau (ada unsur) kesengejaan, kita proses" katanya.
Alexander menambahkan, polisi juga masih menunggu laporan dari mahasiswa yang menjadi korban akibat keracunan makanan tersebut.
"Kalau kelalaian, asal ada korban yang melapor, kita tindak lanjuti," ujarnya lagi.
Akibat keracunan makanan yang dihidangkan di acara wisuda tersebut sebanyak 60 mahasiswa UPH terpaksa dilarikan ke rumah sakit. Sejauh ini, belasan mahasiswa UPH masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Siloam.
"Total masih ada 13 orang yang dirawat dan 4 orang di antaranya kondisinya masih di IGD," kata Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Prabowo Acungkan Telunjuk di Hadapan Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa: Semua Instropeksi!
-
'Jangan Mundur!' Karangan Bunga Dukung Polri Usut Korupsi Jampidsus Muncul di Polda Metro
-
Bos Blueray John Field Divonis 2 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Ditjen Bea Cukai
-
Sejumlah Tokoh Hadiri Pemakaman Rachmat Gobel di TMP Kalibata, Ada JK hingga Christine Hakim
-
Lawan Praktik Calo, Pemprov DKI Buka Posko Pengaduan untuk Warga Terdampak Normalisasi Ciliwung
-
Usai Dirawat di RS Polri, Gus Yaqut Dipindahkan Kembali ke Rutan KPK
-
Indonesia Punya Potensi Energi Surya Terbesar, Mengapa Pemanfaatannya Masih Minim?
-
Enggar Lukita: Rachmat Gobel Terlalu Baik untuk Dunia Politik
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Blak-blakan Soal Penggeledahan Polisi di Tengah Usut Korupsi MBG
-
Akal-akalan Jampidsus? Ngaku Rumah Sentul yang Digeledah Miliknya Sejak Lama, Kok Nggak Masuk LHKPN!