Suara.com - Petualangan Raden Arpani (33) tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berakhir sudah.
Tersangka yang telah melakukan 11 kali aksi pencurian motor di Palembang ini, keok diterjang peluru petugas saat hendak ditangkap di kawasan Jalan Lunjuk Jaya, Kecamatan IB I Palembang.
Sayangnya, saat digerebek, tersangka justru memberikan perlawanan dengan menembakkan senapan api rakitan miliknya ke arah polisi.
Tak ayal, aksi baku tembak sempat terjadi antara anggota Unit Satreskrim Polsek Ilir Barat 1 Palembang.
“Karena mengancam petugas, terpaksa kita berikan tembakan balasan, sehingga tersangka langsung dilumpuhkan. Namun, di tengah perjalanan tersangka dinyatakan tewas saat dibawa ke rumah sakit,” kata Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono saat gelar perkara, Sabtu (23/6/2018).
Wahyu mengatakan, tersangka telah 11 kali melakukan aksi pencurian motor di wilayah kota Palembang. Hingga tersangka ini pun diterbitkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
“Ada 11 laporan yang masuk ke kita, selain curanmor tersangka juga terlibat kasus pembobolan rumah dan kasus pecah kaca,” jelas Wahyu.
Dari tersangka, petugas mengamankan barang bukti berupa satu pucuk senapan api rakitan, sebutir peluru yang masih aktif, sepasang kunci letter T dan sepaket kecil narkoba jenis sabu-sabu.
"Kita masih cari komplotan pelaku ini," pungkasnya. [Andhiko Tungga Alam]
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?