Suara.com - Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami menegaskan, memberi waktu selama sepekan bagi 1.424 penghuni lapas di Sulawesi Tengah yang berhasil kabur seusai gempa serta tsunami melanda, untuk menyerahkan diri.
Ribuan tahanan itu kabur untuk terbebas dari hukuman, ada pula yang berniat untuk mencari keluarganya yang terdampak gempa.
"Setelah 1 minggu akan ada pencarian oleh satgas yang dibentuk, atas arahan bapak menteri, satgas dari pusat, kanwil sulsel dan sulteng. Tentunya kakanwil terus lakukan pengawasan terhadap warga binaan yang tidak ada di tempat," kata Sri di Kantor Dirjen Pas, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Senin (1/10/2018).
Sri menyebut akan bekerja sama dengan aparat kepolisian dalam melakukan pencarian para napi. Kekinian, Tim dari sekretariat jendral sedang melakukan pemetaan napi yang kabur.
Dirinya menambahkan, setelah keadaan mulai kondusif, pihaknya mencoba membuka posko yang berada di rutan dan lapas Palu untuk melakukan pendataan bagi napi.
"Kami akan membuka posko. Karena banyak keluarga warga binaan sudah melaporkan keberadaan napi itu. Mereka rata-rata kembali ke rumah, memastikan keselamatan keluarga,” tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Iran Tantang Donald Trump: Siap 'Sambut' Militer AS di Selat Hormuz
-
Kisah Pak Minta: Curi Labu Siam Demi Menu Buka Puasa Ibu yang Renta hingga Tewas Dipukuli Tetangga
-
Pezeshkian Telepon Putin, Minta Rusia Mendukung Hak-hak Sah Rakyat Iran
-
Vidi Aldiano Berpulang, Wapres Gibran: Indonesia Kehilangan Talenta Muda Berbakat
-
Ingatkan Pemerintah, JK Minta Indonesia Jangan Hanya Menjadi Pengikut Donald Trump
-
Kini Minta Maaf, Terungkap Pekerjaan Pengemudi Konvoi Zig-zag yang Viral di Tol Becakayu
-
Presiden Iran: Negara-negara Arab Tak Akan Lagi Diserang, Asal Tak jadi Alat Imperialis AS
-
Golkar 'Sentil' Bupati Fadia: Fokus Proses Hukum di KPK, Tak Perlu Alasan Tak Paham Birokrasi
-
Trump Minta Iran Menyerah Tanpa Syarat, Balasan Presiden Pezeshkian: Tak Akan Pernah
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!