Suara.com - Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno menegaskan bahwa acara "CFD Membiru" di kawasan Car Free Day (CFD) di Bundaran HI Jakarta, Minggu (28/10/2018) besok adalah hoax.
Sandiaga mengatakan, dirinya meyakini bahwa tim sukses (timses) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno tidak memiliki agenda tersebut.
Isu bertajuk "CFD Membiru" ini sempat beredar di media sosial dengan memampang foto capres dan cawapres nomor urut 02, Prabowo - Sandiaga.
Dalam edaran itu tertulis himbauan agar para pendukung Prabowo - Sandiaga menggunakan kemeja berwarna biru.
"Sudah pasti bukan dari kita. Karena satu, saya mengerti banget CFD itu enggak boleh (digunakan untuk) kegiatan politik," kata Sandiaga di kediamannya Jalan Pulobangkeng, Jakarta Selatan, Sabtu (27/10/2018).
Sandiaga mengungkapkan bahwa dirinya memahami soal tata aturan penggunaan kawasan CFD yang tidak boleh diisi oleh aktivitas politik.
Hal tersebut bermula dari pihaknya yang sempat menggunakan CFD untuk menggelar acara Sahabat Sandiaga Uno, beberapa tahun lalu.
Namun, usai itu Sandiaga mengaku mendapat teguran karena CFD hanya digunakan untuk kegiatan olahraga.
"Diingatkan sama Pak Basuki (Tjahaja Purnama/Ahok, gubernur DKI Jakarta saat itu—red). Mulai dari saat itu saya mengerti Pergub (Peraturan Gubernur) itu disusun, diinformasikan untuk kegiatan olahraga, kegiatan menjaga lingkungan hidup, kegiatan sosial, kegiatan budaya, jangan dijadiin kegiatan politik," ujarnya.
Baca Juga: Kerap Dimarahi, Sandiaga Malah Tagih Menteri Susi ke Wakatobi
Sandiaga menambahkan bahwa pihaknya tidak memilki dana banyak untuk membuat acara yang melibatkan banyak massa.
"Kita enggak punya kekuasaan untuk membuat konten-konten kayak gitu," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo Resmikan Bendungan Meninting, Proyek Rp1,4 Triliun untuk Pangan dan Air Baku
-
Prabowo Sadar Ada Maling di Program MBG, Minta Warga Lapor Lewat TikTok
-
Prabowo Wanti-wanti Masyarakat Tak Mudah Tertipu Konten Medsos: Banyak Pesanan Orang Berduit
-
Respons Prabowo, PSSI Fokus Perluas Talent Pool Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
-
PSSI Respons Keresahan Prabowo Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia: Butuh APBN
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Barbuk Emas dan Uang Punya Siapa? Hensa Desak Transparansi Kasus Usai Jampidsus Febrie Mundur
-
Usai Mundur, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
-
Jawa Tengah Darurat Korupsi? 4 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK dalam Waktu Singkat
-
KPK Ungkap Modus Bupati Sukoharjo, Gunakan SK Paksa ASN Setor Insentif hingga Rp2,93 Miliar
-
Klarifikasi Kejati Jateng: Tak Ada Pemeriksaan Personel Polri Terkait SPPG
-
KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo dan Dua Pejabat Pemkab Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan
-
Drama Perceraian Bupati Gowa Berbuntut Laporan Polisi: Mantan Suami Cium Aroma Kesaksian Palsu
-
Habiburokhman Tegaskan Mundurnya Jampidsus Febrie Tak Boleh Hentikan Pengusutan Kasus Korupsi
-
The 2nd IBOS Expo 2026 Siap Digelar, Hadirkan Lebih dari 100 Peluang Bisnis dari Berbagai Industri
-
Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus