Suara.com - Seorang pengemudi Ojek Online berinisial IS (33) diringkus polisi usai melakukan transaks narkoba jeis sabu-sabu. Penangkapan itu dilakukan setelah gerak-gerik IS dicurigai anggota yang sedang memantau kampung Boncos, Palmerah, Jakarta Barat yang dikenal sebagai zona rawan peredaran narkoba.
"Dari informasi itu, kita lakukan penyelidikan dan kita tangkap tersangka IS," kata
Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Kompol Iverson Manosoh saat di konfirmasi, Kamis (1/11/2018).
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Supriyatin menambahkan, anggotanya melihat IS berjalan kaki dengan gerak gerik yang mencurigakan, kemudian anggota langsung meringkus dan menggeledah IS pada Kamis (25/10/2018) lalu.
"Dari penggeledahan, kami menemukan barang bukti sabu seberat 0,35 gram yang digenggam di tangan kanan pelaku," kata Supriyatin saat dikonfirmasi.
Menurut pengakuan tersangka, ujar Supriyatin, sabu tersebut dibeli dari seorang pengedar bernama Abang dengan harga Rp 200 ribu. Narkoba itu sengaja dibeli IS untuk konsumsi pribadi
"Tersangka ini beli sabu untuk dipakai sendiri, kuat dugaan sudah menjadi pelanggan tetap di sana (Boncos)," jelasnya.
Hingga kini, Polisi masih melakukan penyelidikan terkait pemasok sabu terhadap tersangka IS. "Kita cari tahu pemasok sabu kepada IS," kata dia.
Dalam kasus ini, IS dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) dan 114 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
Baca Juga: Naiknya Harga Pertamax dan Sewa Rumah Penyumbang Inflasi Oktober
Berita Terkait
-
Sindikat Ini Sewa Apartemen Mewah untuk Produksi Liquid Narkoba
-
Dapat Sabu dari Pacar, Perempuan Ini Jadi Bandar
-
Pegawai Tabrak Pengendara Ontel, TransJakarta Serahkan ke Polda
-
Polisi Buru Dalang Kerusuhan Demo Driver Ojol di Kantor Grab
-
Nihil CCTV, Pembuang Puluhan Amunisi di Kalideres Masih Misterius
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis
-
Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura
-
Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen