Suara.com - Ratusan orang di Tangerang Selatan menjadi korban penipuan dengan modus rumah subsidi. Penipuan diduga dilakukan PT Cakrawala Citra Kinakas (CCK).
Salah satu korban, Ary Andryanto, warga Reni Jaya, Pamulang, Tangsel mengaku tergiur akan informasi tentang rumah subsidi bernama Bumi Berlian Serpong (BBS) yang berharga murah pada 2016 lalu.
Tergiur akan rumah subsidi itu, ia dan istri bergegas pergi ke kantor pemasaran PT CCK di bilangan Villa Dago Pamulang, Tangsel, untuk menindak lanjuti informasi yang ia terima.
“Saya tanya-tanya detail dan langsung diajak melihat lokasi rumah yang akan dibangun di Curug, Gunung Sindur. Akhirnya saya bayar booking fee Rp 3,5 juta,” ujar Ary kepada awak media, di bilangan Komplek Pamulang Permai, Pamulang, Senin 26 November 2018.
Saat itu, Ary dan istri melihat sudah ada sejumlah unit rumah yang sedang dalam proses pembangunan. Mereka juga sempat mencari jejak digitalnya yang ternyata minim.
“Saya browsing-browsing enggak ada rekam jejak yang jelek. Engga ada track recordnya malah. Akhirnya saya dan istri setuju dan membayar DP sebesar Rp 22,5 juta. Jadi total dengan Booking Fee sekitar Rp26 juta,” ujarnya seperti dilansir Bantenhits.com.
Ary dijanjikan akad kredit tiga bulan setelah membayar DP. Ia memilih rumah di Blok AC 3, dengan luas tanah sekira 60 meter, 2+1 kamar seharga Rp 133,5 juta. Baginya itu harga yang layak untuk sebuah rumah subsidi. Ia tidak ragu karena cicilan diangsur ke BTN, bank resmi, bukan ke pengembang langsung.
“Tapi saya tidak sendiri masih ada korban lainnya,” ujarnya.
Sementara korban lainnya, Agustina Damayanti mengaku hanya bisa pasrah. Katanya ia sudah melunasi DP dan booking fee total sebesar Rp 25 juta di tahun yang sama dengan Ary.
Baca Juga: Pasutri Ini Disekap Perampok Saat Baru Keluar Rumah
“Saya sebenarnya masih berharap bisa punya rumah, tapi melihat kenyataannya begini rasanya pasrah saja. Apalagi BBS itu ratusan orang korbannya, unit yang saya pesan saja dobel pembeli,” ujar Agustina.
Saat ini, Agustina lebih ingin uangnya kembali dan John Sumantri, pemimpin pengembang bodong bisa ditangkap polisi. Untuk itu dirinya dan beberapa korban penipuan ini telah membuat komunitas dan melaporkan kepada kepolisian.
Hanya saja, hingga kini baik PT CCK dan kepolisian masih sulit dikonfirmasi oleh wartawan. (Sumber: Bantenhits.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Kisah Haru Driver Ojol dan Tunanetra yang Akhirnya Bisa Masuk Istana di Momen Lebaran Presiden
-
Mata Membesar dan Senyum Hilang PM Jepang Saat Donald Trump Ngoceh Soal Pearl Harbor
-
Terbongkar! Isi Obrolan 2 Jam Prabowo dan Megawati di Istana, Singgung Geopolitik Global?
-
Puan Maharani Beri Sinyal Pertemuan Susulan Megawati-Prabowo: Insyaallah Secepatnya!
-
Kelakuan Turis AS Keluyuran saat Nyepi di Bali, Pura-pura Bisu saat Ditanya
-
Didampingi Didit, Prabowo Akhirnya Temui dan Salami Warga Yang Hadir di Acara Open House Istana
-
SBY dan Jokowi Dijadwalkan Silaturahmi Lebaran ke Istana Temui Prabowo Sore Ini, Bagaimana Megawati?
-
Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Meksiko Kembali Membara: Polisi Tangkap Bos Kartel Sinaloa
-
Bisa Makan Gratis di Istana! Begini Suasana Open House Presiden Prabowo Siang Ini
-
Tegas! Swiss Setop Ekspor Senjata ke AS hingga Langit Ikut 'Dikunci'