Suara.com - Komisi Pemilihan Umum atau KPU menentukan runtutan acara debat capres - cawapres pertama akan dibagi menjadi 6 bagian. Debat akan digelar di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019) mendatang.
Keputusan ini diambil KPU setelah menggelar pertemuan dengan tim kampanye pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno dan Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin terkait persiapan debat capres - cawapres Pertama di Ruang Sidang Utama Lantai 2 KPU RI, Jakarta.
Pertemuan ini dihadiri oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Maruf Amin dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga yang dipimpin langsung oleh Ketua KPU, Arief Budiman dan dihadiri juga oleh empat stasiun TV yang menyiarkan debat capres pertama.
Arief Budiman mengatakan debat akan dibagi ke dalam 6 bagian acara. Bagian pertama, penyampaian visi dan misi dari kedua capres - cawapres Bagian kedua dan ketiga, kedua paslon menjawab pertanyaan terbuka yang sudah disampaikan KPU satu pekan sebelum debat.
Bagian keempat dan kelima, kedua paslon saling menjawab pertanyaan tertutup atau spontan yang dilemparkan oleh masing-masing lawan debat mereka. Bagian keenam, pernyataan penutup dari masing-masing paslon.
Setelah acara, KPU akan menyelenggarakan sesi jumpa pers yang dihadiri oleh kedua pasangan Jokowi - Maruf Amin dan Prabowo-Sandiaga, serta ketua masing-masing tim kampanye.
"ini adalah hal baru pada pemilu, kami ingin kompetisinya selalu dilakukan bersama dan bergandeng tangan, termasuk presskonnya nanti ada paslon dua-duanya ikut, sebisa mungkin juga dihadiri langsung ketua tim kampanyenya pasca debat," kata Arief Budiman.
Debat Capres Pertama yang membahas tema Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme ini akan disiarkan oleh empat stasiun televisi yakni TVRI, Kompas TV, RRI, dan RTV.
Baca Juga: Pengamat Sebut Kisi-kisi Pertanyaan Debat Capres Untungkan Jokowi - Ma'aruf
Berita Terkait
-
Soal Isu PKI, Megawati: Itu Orang Sentimen Saja karena Ingin Menang
-
Kubu Prabowo Kecewa Tim Jokowi Kekeuh Visi Misi Disampaikan Timses
-
Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos, Moeldoko: Kan Sontoloyo Betul
-
Prabowo - Sandiaga Akan Gelar Town Hall Meeting Sebelum Debat
-
Sebut Masyarakat Kritisi Kinerja KPU, Kubu Jokowi: Sandiaga Takut Kalah
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden