Suara.com - Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno menyinggung soal tenaga kerja asing yang diberikan kesempatan bekerja di Indonesia.
Sandiaga mempersoalkan hal tersebut, karena masih banyak warga Indonesia yang justru menjadi pengangguran karena sulit mendapatkan pekerjaan.
Hal itu disampaikan Sandiaga saat menyapa masyarakat dalam acara kampanye rapat umum di GOR Cenderawasih, Jalan Cendrawasih, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (25/3/2019). Sindiran Sandiaga itu diungkapkannya melalui sebuah pantun.
"Anak kucing burung gereja... Makannya anggur di atas meja... Orang asing dikasih kerja... Rakyat nganggur kok cuek saja," kata Sandiaga langsung disambut riuh para relawan yang hadir.
Kemudian Sandiaga kembali melemparkan pantun lainnya. Kali ini pantun yang ia buat adalah untuk mengajak pendukungnya memilih pemimpin baru.
"Burung dara terbang ke hulu... burung kenari sayapnya biru... satukan suara untuk pemilu... yuk kita pemilih pemimpin baru," ujarnya.
Sandiaga melanjutkan pidatonya dengan berpesan kepada pendukungnya untuk tidak terprovokasi oleh hal-hal negatif selama masa kampanye terbuka. Sandiaga menginginkan kampanye menjelang hari pencoblosan diisi dengan suasana yang sejuk.
Berita Terkait
-
Sandiaga Klaim Tetap Ibadah Puasa Sunah Sembari Kampanye
-
Ditanya Pendapat Soal Jokowi dan Prabowo, Jawaban Mahfud MD Bikin Terkejut
-
Anak-anak Ikut Kampanye Terbuka, Sandiaga Minta Disediakan Playground
-
Ini Janji-janji Sandiaga Uno ke Nelayan saat Kampanye Pilpres 2019
-
Kampanye, Sandiaga Janji Jadikan Makam Mbah Priok Tempat Wisata
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Lahan Papua Cuma Dihargai Rp300 Ribu, Yorrys Raweyai: Itu Tidak Manusiawi
-
Polemik PSN Papua Tak Bisa Lagi Dipandang Sebelah Mata, DPD Resmi Bentuk Pansus
-
Alarm Bahaya RUU HAM, Korban Terancam Kehilangan Pengawas Independen
-
Prabowo Kurban 1.098 Sapi Pakai Duit APBN, MUI: Bagus Untuk Rakyat
-
Kemhan Klarifikasi Kabar Bandara Kertajati jadi 'Markas' Hercules AS: Masih Rencana
-
Plastik Makanan Minuman Dominasi Sampah Laut di 112 Negara, Apa Solusinya?
-
Siasat Licik Host Akun K Cari Cuan, Paksa Talent Live Vulgar Pakai Kedok Challenge
-
'Kemunduran Kronis!' Ahli di MK Bongkar Arus Balik Repolitisasi Militer di Indonesia
-
Pendiri PAN Abdillah Toha Meninggal Dunia, Zulhas Langsung Takziah
-
Bukan Cuma Lucu, Ada Makna Mendalam di Balik Viral Lagu 'Mas Bahlil Ganteng' Menurut Golkar