Suara.com - Calon Wakil Presiden Nomor Urut 01, Ma'ruf Amin mengaku akan mempertimbangkan membentu zaken kabinet, bila dirinya bersama Capres Joko Widodo terpilih pada Pilpes 2019.
Zaken kabinet adalah susunan menteri -menteri pembantu presiden yang diisi oleh para teknorat, atau kaum profesional dalam bidangnya.
"Saya kira nanti akan kami bicarakan butuhnya apa," kata Maruf saat berpidato dalam acara Tasyakuran kebangsaan dan buka bersama Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE) dan Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PP ISNU), di Graha Alam Indah, Condet Jakarta Timur, Jakarta Timur, Sabtu (11/5/2019).
Menurut Maruf, nantinya zaken kabinet akan ditentukan posisi di setiap bidang sesuai kondisi di pemerintahan.
"Tentu politiknya ada, zaken profesionalismenya ada. Ya kita lihat nanti," tutup Maruf.
Dalam acara ini, Ma'ruf sempat meminta agar kader Nahdlatul Ulama siap bila dibutuhkan untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurutnya, membela tanah air merupakan salah satu komitmen NU sejak didirikan para tokoh-tokohnya.
"Itu bagian dari pada komitmen NU. Tidak hanya melakukan sikap tetapi juga menyiapkan kadernya kalau diperlukan bangsa dan negara," kata dia.
Baca Juga: Boni Hargens: FPI Dibentuk untuk Mendukung Berdirinya Negara Khilafah
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres
-
'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel
-
Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi
-
Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan
-
Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks
-
Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia