Suara.com - Abdul Malik alias AM (44) pemilik Lamborghini yang menodongkan pistol kepada dua pelajar SMA memiliki 11 opsetan hewan atau hewan yang diawetkan. Jumlah tersebut bertambah dari hasil penggeledahan sebelumnya yang dilakukan oleh aparat kepolisian Polres Jakarta Selatan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menuturkan 11 dari opsetan hewan tersebut masuk dalam kategori hewan langka yang dilindungi. Hewan tersebut di antaranya dua kepala Rusa Bawean, satu Burung Cenderawasih, dan satu Harimau Sumatera.
"Ada beberapa hewan kecil lah, akan kita cek lagi. Memang yang masuk binatang langka adalah empat itu," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (27/12/2019).
Berkenaan dengan itu, Yusri menjelaskan kekinian pihaknya masih mendalami terkait asal-muasal AM memperoleh opsetan hewan langka tersebut. Termasuk nominal harga dari masing-masing opsetan milik AM.
"Masih kita dalami semua," ujarnya.
Adapun atas perbuatannya itu, Yusri menyebutkan AM telah ditetapkan sebagai tersangka. Terkait kasus kepemilikan opsetan hewan langka AM dijerat dengan Pasal 40 (2) Juncto Pasal 21 (2).
"Ancaman lima tahun penjara. Ini sementara masih kita proses darimana dia dapat, pengakuan awalnya memang dia beli tapi masih kita dalami terus," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Pemilik Lamborghini Penodong Pelajar SMA Dikenakan Pasal Berlapis
-
Terjadi Lagi: Alamat Mobil Mewah di Gang Sempit, Kali Ini Lamborghini
-
Jadi Wakil Kapolri Idham Azis, Gatot Eddy Resmi Berpangkat Komjen
-
Tak Cuma Lamborghini, Ini Deretan Mobil Mewah Pengemudi Koboi di Kemang
-
Kaleidoskop 2019: Kejadian Viral Mobil dan Motor Premium di Tanah Air
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Zulhas di Rakernas PAN: Konflik Israel-Iran 'Biadab' dan Di Luar Batas Kemanusiaan
-
Perubahan Iklim Tekan Produksi Pangan, BRIN Dorong Adaptasi dan Mitigasi
-
SPPG Kemayoran Distribusikan Makan Bergizi Gratis, Libatkan 70% Warga Sekitar
-
Diproduksi dalam Kamar Hotel Bogor, Polisi Bongkar Praktik Pembuatan Uang Palsu
-
5 Fakta Gugurnya 3 Prajurit TNI dalam Misi Perdamaian PBB di Lebanon
-
Pemerintah Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Minta Kewaspadaan Ditingkatkan
-
Modal Air Detergen, Komplotan 'Black Dollar' di Meruya Libas Uang WN Korea Rp1,6 Miliar
-
Wamendagri Warning ASN: WFH Bukan Berarti Libur, Pelayanan Publik Jangan Sampai Terganggu!
-
Pengamat UGM Nilai Keputusan Tahan Harga BBM Tepat, Jaga Daya Beli di Tengah Tekanan Global
-
Pramono Akui Laporan JAKI Banyak Mandek, Kasus Zebra Cross Tebet Disorot