Suara.com - Mulai hari ini, Senin (13/4/2020), Kementerian Ketenakerjaan (Kemnaker) melalui Balai Besar Pengembangan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Makassar, Sulawesi Selatan, mengadakan pelatihan kelas online K3 Corona. Fasilitas ini merupakan media informasi, edukasi dan konsultasi K3 Corona bagi tenaga kerja dalam menghadapi pandemi Covid-19.
"Di kelas online ini akan dibahas berbagai tema berkaitan dengan Covid-19, dari sudut pandang K3 yang dibutuhkan oleh tenaga kerja," ujar Kepala Balai Besar Pengembangan K3 Makassar, Aminah melalui keterangan tertulisnya, Sulsel, Senin (13/4/2020).
Kelas online K3 Corona bertema "Bersama Melawan Covid-19" ini menggunakan aplikasi zoom cloud meeting.
Aminah mengatakan, dalam kondisi penyebaran Covid-19 yang begitu cepat, masih banyak tenaga kerja yang belum bisa bekerja dari rumah (work from home) dan harus mengerjakan pekerjaannya dengan kehadiran.
"Para tenaga kerja ini tidak memiliki pilihan, masih harus keluar rumah dan bertemu dengan orang banyak. Tentu saja, mereka menjadi rentan terpapar," katanya.
Atas kondisi tersebut, Aminah menegaskan, pihaknya tergerak menghadirkan kelas online K3 Corona bagi tenaga kerja. Kelas online ini akan membahas berbagai tema berkaitan dengan Covid-19 dari sudut pandang K3, yang dibutuhkan oleh tenaga kerja.
Aminah berharap, kelas online ini bisa menjadi reminder untuk tetap menjaga protokol saat berangkat kerja dan tiba dari bepergian, yakni dengan memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja selama di tempat kerja. Tenaga kerja yang WFH diharapkan juga tetap menjaga produktivitas dan kesehatan mental di masa physical distancing ini.
"Sebagai makhluk sosial, ketika kita tatap muka dengan rekan-rekan, meski secara online, dari aspek psikologis, mampu meningkatkan semangat kerja, memberi rasa nyaman dan meminimalisir rasa khawatir karena pandemi," ujar Aminah.
Menurutnya, kegiatan yang berlangsung selama 5 hari ini akan menyajikan tema yang berbeda setiap harinya, mulai dari cara mencegah penularan covid-19 ditempat kerja; nutrisi apa saja yang dibutuhkan untuk tingkatkan imunitas dan penggunaan APD yang tepat selama musim pandemi.
Baca Juga: Cegah Covid-19, Kemnaker Distribusi 20 Unit Wastafel Portabel di Bandung
"Bukan hanya itu, bahaya cairan disinfektan yang sering digunakan untuk melawan Covid-19 juga akan dibahas pada kelas online ini, " kata Aminah.
Ia menambahkan, bagi pekerja yang telah bekerja dari rumah akan diberikan tips agar tetap produktif dan cara untuk meminimalisir stres selama physical distancing diberlakukan. Bagi yang berminat menjadi peserta, dapat melakukan pendaftaran melalui link https://bit.ly/KelasK3Corona.
Tag
Berita Terkait
-
Penumpang KRL Berjubel saat Corona, Kemenhub: Kejadian di Luar Prediksi
-
2.242 Orang di Jakarta Positif Corona, 209 di Antaranya Meninggal
-
Diabetes dan Hipertensi Jadi Penyebab Kematian Pasien Covid-19 di Indonesia
-
Anjuran Berpikir Positif Justru Bisa Mematikan di Tengah Pandemi Covid-19
-
Ahli Virus Sebut Covid-19 Adalah Virus Umum, Tetapi
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Sistem Pendidikan 'Tuli dan Buta', Sosiolog Sebut Aksi Bom Siswa Padang Sebagia Perlawanan Ekstrem
-
Prabowo Sempat Panggil Jaksa Agung Bahas Kasus Febrie Adriansyah, Begini Penjelasan Istana
-
Jet Tempur Amerika Serikat Hancurkan Pos Rudal Iran
-
Kuntadi Selangkah Lagi Jadi Jampidsus, Keppres Ditargetkan Terbit Pekan Depan
-
Jangan Asal Atur, Pengusaha Dapur MBG Minta BGN Libatkan Mitra Soal Kebijakan
-
Misteri Pengganti Febrie Adriansyah Terjawab, Mensesneg Sebut Nama Kuntadi
-
Jejak Elektronik Disita, KPK Bidik Peran Bobby Rizaldi dalam Skandal WTP Muara Enim
-
Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat
-
Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?