Suara.com - Baru-baru ini seorang warga Korea Selatan bernama Daud Kim ramai diperbincangkan oleh warganet. Sebabnya tak lain karena Daud Kim jadi mualaf.
Namanya viral dan mulai dikenal oleh banyak orang di Indonesia sejak ia membuat video tentang mengapa orang Korea membutuhkan agama Islam.
Video itu pun viral dan diunggah ulang oleh warganet termasuk salah satunya melalui akun Instagram Ustadz Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym.
Dalam video tersebut, ia menjelaskan bahwa orang Korea sangat membutuhkan agama Islam karena tingkat bunuh diri yang tinggi di negeri Gingseng itu.
"Mengapa saya tiba-tiba bilang kalau orang Korea butuh agama Islam? Saya akan jelaskan mengapa. Pertama, itu karena depresi," kata Daud Kim melalui video yang diunggah oleh @aagym.
Menurutnya, orang Korea sangat terobsesi dengan kompetisi misalkan dalam hal karier atau pendidikan. Sementara, agama Islam tidak hanya menekankan aspek hidup di dunia seperti dua hal itu.
"Korea itu negara yang sangat menawan. Tapi, Korea juga negara yang paling depresif di dunia. Dari mana asalnya depresi ini? Saya kira itu dari gaya hidup yang kompetitif," ujarnya.
Kim menilai agama Islam bisa menyelamatkan orang Korea dari depresi berat karena tak berhasil mengejar ekspektasi dalam hidup. Ia kemudian menceritakan pengalamannya sendiri bergumul dengan ekspetasi.
"Saya selalu membandingkan diri saya dengan yang lain dan mencoba untuk jadi orang sukses. Saya ingin dapat nilai yang bagus dan masuk ke perguruan tinggi ternama. Saya pengen jadi orang baik dan saya ingin orang-orang memuja saya. Dan itu semua ternyata mendatangkan tekanan yang sangat besar," terangnya.
Baca Juga: Anak Kurang Serat, Waspada 3 Masalah Kesehatan Berikut
Namun, semua berubah ketika ia mengenal Islam. Menurutnya, Allah SWT tidak menilai seseorang sebagai pecundang apabila tidak berhasil memenuhi standar hidup sukses yang diciptakan oleh masyarakat.
"Allah SWT tidak pernah menyalahkan kita. Allah SWT tidak berpikir kita ini pecundang. Kita semua dipandang sebagai mahkluk yang berharga di mata Allah SWT. Menjadi lebih baik dari orang lain dan menghasilkan lebih banyak uang dari orang lain bukanlah tujuan hidup yang sebenarnya," kata Kim.
Gara-gara penjelasannya ini, Kim dipuji oleh banyak umat muslim di tanah air tak terkecuali oleh Aa Gym. Ustadz kondang asal Jawa Barat itu merasa tersentuh dengan video penjelasan Kim.
"Sahabatku silahkan simak video ini, video dari sahabat kita di Korea Selatan, tentang "Kenapa Korea membutuhkan Islam?" MasyaAllah. Apa hikmah yang didapat sahabatku? Terima kasih telah membuat video ini @jaehan9192," tulis @aagym.
Hingga saat ini, Kim telah memiliki lebih dari 480 ribu pengikut di Instagram. Sementara di YouTube, akunnya yang bernama Daud Kim telah memiliki 2 juta subscriber dan videonya tentang "Mengapa Orang Korea Butuh Agama Islam" telah ditonton hingga lebih dari 8 juta kali.
Tag
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Tausiah Aa Gym Perjuangan Menahan Diri di Rumah Aja Dihianati?
-
Ramai Langgar PSBB, Aa Gym: Jangan Meniru Hal Konyol karena Merasa Jengkel
-
Pesan Menyentuh Aa Gym soal Kerumunan Warga yang Bikin Jengkel saat Corona
-
Erick Thohir Ngaku Lebih Bahagia Ngurus Inter Milan daripada Jadi Menteri
-
Blak-blakan ke Aa Gym, Erick Thohir Ngaku Jadi Menteri BUMN Berat
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Geledah Rumah Bupati Tulungagung dan Ajudannya, KPK Temukan Dokumen Alat Tekan
-
Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel
-
Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun
-
Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka
-
Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual
-
Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua
-
Tak Lagi Gratis, Pemprov DKI Bakal Atur Ulang Skema Pajak Kendaraan Listrik
-
Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi
-
Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark
-
Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?