Suara.com - Aksi koboi warga Dukuh Karangtengah, Desa Singopadu, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Hanes Susilo (34), berujung ancaman bui. Dia diduga berusaha melarikan diri setelah menabrak satpam Jawa Dwipa Heritage Resort and Convention, Rindu, Kamis (20/8/2020), dini hari.
Aksi koboi Hanes digagalkan Kapolres Karanganyar AKBP Leganek Mawardi. Informasi yang dihimpun Solopos.com -- media jaringan Suara.com -- dari Polres Karanganyar, sesaat sebelum kejadian, Kapolres beserta rombongan hendak beristirahat di Restoran Jawa Dwipa.
Malam itu, Kapolres beserta personel gabungan TNI/Polri/Satpol PP dan instansi terkait melaksanakan operasi pengamanan pada malam Satu Sura.
Sebanyak 576 personel gabungan terlibat dalam kegiatan tersebut. Polres Karanganyar menggelar patroli skala besar malam Satu Sura di 17 kecamatan di Kabupaten Karanganyar. Rombongan Kapolres melaksanakan patroli dari Ngargoyoso menuju Karangpandan.
Saat itu, Rindu bersama rekannya, Dimas Hafid, bertugas. Dia mengarahkan dan mengatur mobil yang hendak masuk ke halaman parkir restoran. Saat itulah, kejadian nahas menimpa Rindu.
"Kejadiannya itu jam 01.30 WIB. Saya sama Pak Rindu bertugas. Waktu kejadian itu kami sedang mengatur lalu lintas. Rombongan Pak Kapolres kan ada acara di sini. Lalu ditabrak," kata Dimas saat dimintai informasi oleh anggota Polres Karanganyar sesaat setelah kejadian.
Kapolres Mengejar Pelaku
Dimas mengatakan logo mobil Toyota yang dikemudikan pelaku jatuh di lokasi kejadian. Diduga logo mobil pelaku jatuh setelah menabrak Rindu.
Tubuh Rindu terpental akibat tabrakan tersebut. Bukannya berhenti, pelaku yang bekerja sebagai sopir ekspedisi malah memacu mobil pergi meninggalkan lokasi kejadian.
Baca Juga: Memalukan! Anggota Polisi Tilang Turis Rp 1 Juta karena Lampu Motor Mati
"Habis menabrak itu dia ngegas pergi. Pak Rindu dibiarkan begitu saja. Dia melarikan diri ke arah barat," ujar dia.
Pelaku masih nekat melarikan diri saat anggota Polsek Karangpandan berupaya menghentikan mobil.
Kapolres Karanganyar yang berada di lokasi kejadian tidak tinggal diam. Dia mengendarai mobil dinas mengejar pelaku.
"Korban sedang memberi aba-aba parkir. Lalu ditabrak itu sampai terpental. Pelaku berusaha melarikan diri. Anggota Polsek Karangpandan meminta pelaku berhenti, tapi mobil malah tancap gas melarikan diri. Saya dengar teriakan, lalu kejar pelaku," kata Kapolres.
Mobil pelaku, Toyota Avanza warna silver pelat nomor AD 9148 MM, berhasil dipepet di Jalan Raya Karangpandan. Mobil pelaku dihentikan di tepi jalan.
"Ada dua orang di dalam mobil. Diduga dalam keadaan mabuk. Anggota menggeledah kendaraan dan ditemukan minuman keras. Pelaku tabrak lari dan barang bukti dibawa ke Mapolres Karanganyar," tutur Kapolres.
Berita Terkait
-
Review Good Boy: Aksi Brutal Mantan Atlet Jadi Polisi yang Bikin Tegang
-
Polri akan Luncurkan Fitur Lapor Kehilangan dan Kejahatan Lewat Aplikasi Super App
-
Dari Penyamaran Ikonik ke Panggung Nasional: Kisah Iptu Sukandi dan Lagu I Love You Bhayangkari
-
Lelaki Tak Berkepala yang Berjongkok di Rel Kereta Tanpa Palang Pintu
-
TAUD Desak Polisi Lacak Pembuat Foto AI Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
-
Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom
Terkini
-
Kasus Air Keras Andrie Yunus: Polisi Periksa 15 Saksi, Pelaku Diduga Bisa Lebih dari 4 Orang
-
Empat Prajurit Terlibat, DPR Minta Dalang Utama Kasus Andrie Yunus Diungkap
-
Update Arus Mudik H-3 Lebaran 2026: Tol Kalikangkung Tembus 3.000 Kendaraan per Jam
-
Kasus Kematian Nizam Syafei Naik Penyidikan, Kuasa Hukum: Harus Diusut Tanpa Tebang Pilih
-
Koalisi Sipil Tolak Peradilan Militer, Desak Usut Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus
-
Koalisi Sipil Desak Kasus Andrie Yunus Tak Diseret ke Sidang Militer: Ada Dugaan Aktor Lebih Besar
-
Warga Jakarta yang Mudik Bisa Titip Kendaraan Gratis di Kantor Lurah Hingga Wali Kota
-
Bukan Era Orde Baru, Aktivis 98 Desak Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Ditangani Transparan
-
Pemerintah Apresiasi Langkah Cepat Polri Identifikasi Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Peserta Mudik Gratis DKI Membeludak, Bank Jakarta Ikut Sumbang 20 Bus ke Jawa Hingga Sumatra