Suara.com - Selain mencabuli anak kandungnya, seorang sopir truk berinisial B di Lubuk Kilangan, Kota Padang diduga juga mencabuli tiga anak tirinya. Kini pria 51 tahun itu telah meringkuk di tahanan Polresta Padang. Pelaku sebelumnya ditangkap polisi atas laporan anak kandungnya sendiri, RA (16).
Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda kepada Padangkita.com (jaringan Suara.com) mengatakan, terungkapnya tindakan bejat pelaku kepada anak tirinya, setelah RA bercerita dengan salah seorang kakak tirinya. Saat bercerita, ternyata kakak tirinya juga mengaku mendapat perlakuan pencabulan dari sang ayah.
Kepada polisi, RA mengaku disetubuhih ayah kandungnya sejak dia berusia 10 tahun, atau sejak 6 tahun lalu. Sedangkan Ibu kandung korban mengetahui perbuatan bejat suaminya, namun tak berani melapor ke polisi dengan alasan takut diceraikan.
“Jadi, pelaku ini menikah dengan janda tiga orang anak. Dari pernikahannya itu dia dikaruniai satu orang anak, RA ini,” ujar Rico saat dikonfirmasi Minggu (23/8/2020).
Kata Rico, ketiga kakak tiri, RA nggan melaporkan sang ayah ke polisi karena takut. Mereka baru mengungkapkan apa yang alami, setelah RA bercerita kepadanya.
“Ketiga kakaknya ini sekarang sudah menikah, umurnya sudah 20 tahun ke atas. Jadi enggan juga melaporkannya ke polisi, mungkin malu sama suami,” ujar Rico.
Dari keempat korban, kata Rico, RA yang mengalami pencabulan paling parah. Pencabulan yang ia alami hingga layaknya hubungan suami istri. Sementara, ketiga kakak tirinya hanya sebatas ciuman dan rabaan di sekujur tubuh hingga bagian vital.
“Kalau RA ini, berdasarkan hasil visum memang sudah terbukti (disetubuhi). Tapi kalau kakaknya, dari pengakuannya cuma diraba,” tuturnya.
Saat ini, polisi masih mendalami kasus ini, sejumlah saksi telah selesai diperiksa. Sebelumnya, pelaku telah ditangkap di Kampung Jambak, Bandar Buat Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang pada Jumat (21/8) lalu, sekitar pukul 23.30 WIB.
Baca Juga: Bejat! Sopir Truk Cabuli Anak Kandung Selama 10 Tahun di Kota Padang
Berita Terkait
-
Heboh Suara Perempuan Nyanyi 'Lelaki Cadangan' Saat Wakil Wali Kota Padang Pidato
-
Pengeroyokan Sopir Truk oleh Petugas Bea Cukai Batam, Komisi III DPR: Tangkap Semua Pelaku!
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
6 Fakta Oknum Guru PNS di Tangsel Cabuli 16 Siswa: Diduga Penyuka Sesama Jenis
-
Berkeliaran di Kantin SD Tiap Pagi, ASN Predator Seks Anak Cabuli 5 Siswa di NTB, Begini Modusnya!
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Kejaksaan RI Buka Lelang, 400 Aset Sitaan Bakal Ditawarkan ke Publik
-
Golkar Usul Ambang Batas Parlemen 4-6 Persen, Bisa Berjenjang Hingga Tingkat Daerah
-
Wacana KTP Hilang Bakal Kena Denda, Dukcapil: Bukan untuk Memberatkan Warga
-
Bertahan di Pasar Santa Jaksel, Toko SobaSoba Tawarkan Pakaian Vintage Penuh Cerita
-
Ekonomi Kayong Utara Melejit 5,89 Persen, Kawasan Industri Pulau Penebang Jadi Motor Utama
-
Formappi Ingatkan DPR Usai Istri Nadiem Makarim Minta Audiensi: Hati-hati
-
Kisah Inspiratif Perempuan Desa Pelapis, Ubah Musim Paceklik Jadi Cuan Lewat UMKM Ikan
-
Sinergi Warga dan PT DIB Harita, Panen Perdana Lele di Desa Pelapis Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi
-
1,4 Juta Lowongan Kerja di Koperasi Desa Merah Putih, Seberapa Realistis?
-
Dulu Kiblat Kawula Muda Jakarta, Pasar Santa Kini Berubah Sunyi