Suara.com - Kendati kemelut antara DPR dan rakyat belum juga usai, RUU Omnibus Law Cipta Kerja resmi disahkan menjadi undang-undang.
DPR dan pemerintah dalam hal ini dinilai abai dengan aspirasi rakyat dan tutup telinga untuk segara mengegolkan RUU tersebut.
Total, sebanyak tujuh fraksi di DPR sepakat mengesahkan Omnibus Law termasuk PDI Perjuangan.
Terkait hal ini, anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Arteria Dahlan dalam acara Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne, menerangkan kepada publik soal keputusan partainya mendukung Omnibus Law.
Ia berdalih, sejak awal PDIP berada di barisan rakyat dan undang-undang yang dibahas itu semata demi kepentingan rakyat.
Akan tetapi, Arteria mengakui kalau dirinya mendapat bisikan langsung dari Ketua DPR Puan Maharani dalam proses pembahasan Omnibus Law.
“Kami mendapat perintah langsung dari Ibu Puan Maharani, ibu Ketua DPR, pembina fraksi, bahwa undang-undang ini harus dibahas dengan catatan dan syarat. Katanya harus memberikan manfaat bagi semua pihak. Utamanya bagi rakyat.”
“Tekanannya kencang, utamanya bagi rakyat. Artinya prioritas pertama ada di masyarakat, baru berikutnya pelaku usaha, pengusaha dan pemerintah,” kata Arteria dilansir dari hops.id-- jaringan Suara.com, Selasa (06/10/2020)
Arteria menuturkan, PDI Perjuangan telah mengkritisi undang-undang yang baru disahkan tersebut bahkan sejak awal dimulainya pembahasan.
Baca Juga: UU Cipta Kerja Disahkan, Apindo: Ribuan Pekerja di Jateng akan Terserap
Dari total 64 kali rapat, PDIP menegaskan telah menelaah dengan penuh kehati-hatian setiap butir RUU Omnibus Law.
"Semua draf pemerintah kami komen. Kami bahas satu persatu, kami kuliti satu per satu, dan dengan menggunakan dialektika kebangsaan,” ungkapnya.
Menyikapi tudingan publik terhadap pemerintah yang abai soal penanganan pandemi Covid-19, Arteria menyangkal anggapan tersebut.
“Buktinya, pada tahapan awal Satgas Darurat masih ada, tahapan rehab, serta giat penegakan hukum masih ada, reformasi ekonomi juga jalan, dan diharap bisa terdorong dengan UU Cipta Kerja ini. Pak Jokowi masih fokus dengan itu,” sambung Arteria.
Di lain pihak, Ketua Umum KASBI Nining Elitos di hadapan Arteria melalui pembicaraan daring mengaku murka dengan disahkannya UU Cipta Kerja.
“Kita sangat kecewa dan marah dengan DPR dan pemerintah. Sejak awal kita kritik memberi masukan ke Pemerintah dan DPR agar rancangan UU ini betul-betul melindungi seluruh tumpah darah rakyat, tidak ada yang dirampas hak-haknya,” ungkap Nining.
Berita Terkait
-
Dasco dan Puan Duduk Satu Kursi Dampingi Prabowo-Mega, Sinyal Politik Apa?
-
Empat Anggota BAIS Tersangka Penyiraman Air Keras, Komisi I DPR Layangkan Teguran Keras
-
Kritik PDIP untuk Mudik 2026, Indonesia Disebut Masih Tertinggal Dari China
-
Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras Andrie Yunus, Komisi I DPR: Hukum Berat, Jangan Ditutupi!
-
Empat Prajurit Terlibat, DPR Minta Dalang Utama Kasus Andrie Yunus Diungkap
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
Terkini
-
Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia
-
Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan
-
Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi
-
Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi
-
BNI Hadirkan Agen46 di Jalur Mudik, Permudah Transaksi Pemudik
-
Sentil Pejabat Daerah, Prabowo: Saya Presiden Pakai Mobil Rp1 Miliar, Gubernur Beli Rp8 Miliar
-
Tak Penuhi Standar, Presiden Prabowo Tangguhkan 1.030 Dapur Makan Bergizi Gratis
-
Lepas 1.431 Pekerja Panasonic dalam Program Mudik, Menaker Minta Perusahaan Manusiakan Pekerjanya
-
Libur Panjang, Posko THR Kemnaker Tetap Siaga Tangani Aduan Pekerja
-
Jemaah Muhammadiyah Padati Menteng Raya Tunaikan Salat Idulfitri 1447 H