Suara.com - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra angkat bicara terkait bangkitnya Partai Masyumi setelah mengggelar deklarasi pada 7 November 2020. Meski menghormati atas pendeklarasian partai tersebut, Yusril mengakui kalau partai berbasis Islam itu lebih sulit bergerak.
"Saya menghormati hak setiap orang untuk mendirikan partai politik sebagai bagian dari upaya untuk melaksanakan kehidupan demokrasi di negara kita ini," kata Yusril kepada wartawan, Senin (9/11/2020).
Yusril menilai kalau untuk pendeklarasian berdirinya sebuah partai itu terbilang mudah. Namun, bagaimana mengelola, membina bahkan membesarkan partai itu tidak mudah. Sebab, menurutnya orientasi politik masyarakat sudah banyak mengalami perubahan. Sehingga masyarakat tidak lagi terbelah pada perbedaan ideologi yang tajam seperti di saat Masyumi eksis pada 1945-1960.
"Masyarakat kini bahkan lebih praktikal (untuk tidak mengatakan pragmatik) dalam menjatuhkan pilihan politik. Sebagian malah transaksional, anda sanggup kasih apa dan berapa dan kami akan tentukan sikap kami seperti apa," ujar Yuzril.
Sehingga menurutnya, sebuah partai itu perlu memerlukan dana yang besar untuk bisa bergerak. Namun, bagi partai berbasis Islam dikatakannya sulit dalam memperoleh dana yang besar. Pasalnya, yang memiliki dana besar itu para cukong serta para pengusaha di dalam maupun luar negeri.
"Sepanjang pengalaman saya, tidak ada ada para cukong dan para pengusaha besar itu yang sudi mendanai partai Islam," ucapnya.
Karena itu lah Yusril menganggap setiap partai berbasis Islam itu bakal 'ngos-ngosan' lantaran sulitnya memperoleh dana yang besar. Apalagi kehidupan saat ini sudah berubah di mana budaya iuran oleh anggota partai pun sudah tidak lagi diberlakukan.
Meski demikian ia tetap menghormati usaha Cholil Ridwan yang memimpin deklarasi Partai Masyumi di Ketua Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Partai Islam Ideologis (BPU-PPII), A Cholil Ridwan di Gedung Dewan Dakwah, Jakarta Pusat.
Yusril meyakini Cholil dan lainnya akan bekerja keras melebarkan sayap Masyumi Reborn hingga mendapat pengesahan oleh Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) meski di tengah pandemi Covid-19.
Baca Juga: Tunggu Jadwal Deklarasi, Inisiator Akan Data Keturunan Masyumi di Riau
"Membuat partai baru bagi saya sangatlah berat. Mudah-mudahan tidak demikian bagi KH Cholil Ridwan dan para tokoh deklarator yang bersama beliau telah mendeklarasikan berdirinya kembali Masyumi tanggal 7 November kemarin."
Berita Terkait
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Belajar dari Kasus Delpedro, Yusril Minta Aparat Hati-hati Tangkap Orang
-
Jaksa Dilarang Kasasi, Menko Yusril Nyatakan Nasib Delpedro Cs Kini Final Setelah Putusan PN Jakpus
-
Dinyatakan Bebas, Delpedro Sampaikan Pesan Khusus untuk Menko Yusril
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Aziz Yanuar Ungkap Noel Ajukan Penahanan Rumah untuk Uji Konsistensi Penegakan Hukum
-
Diduga Langgar Etik, Pimpinan KPK Resmi Dilaporkan ke Dewas Buntut Tahanan Rumah Gus Yaqut
-
DPR Usul WFH ASN Digelar Rabu, Hindari Efek Libur Panjang
-
Di Tengah Blokade Iran, Malaysia Dapat Jalur Khusus Lewati Selat Hormuz
-
Dana Iklim dan Rehabilitasi Hutan di Kalimantan: Bisakah REDD+ Beri Dampak Jangka Panjang?
-
Istri Richard Lee Diperiksa Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Masih Berjalan
-
DPR Ingatkan Pemerintah: Sekolah Tatap Muka Lebih Efektif Dibanding Wacana Belajar dari Rumah
-
Negara Diminta Tak Lagi Lunak ke Perusahaan: THR Tak Dibayar, DPR Dorong Dipidanakan!
-
Amankan FIFA Series 2026 di GBK: Ribuan Personel Jaga Ketat Ring 1 hingga Jalur Kedatangan
-
Usai Blusukan, Prabowo Perintahkan Pembangunan Hunian Layak untuk Warga Pinggir Rel Senen