Suara.com - Sekitar 15.000 penumpang dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat diberangkatkan pada Rabu (5/5/2021). Jumlahnya meningkat menjelang pemberlakuan larangan Mudik Lebaran 2021, yang mulai berlaku Kamis (6/5/2021).
Senior Manager Humas Daop 1 Jakarta PT Kereta Api Indonesia (KAI), Eva Chairunisa mengatakan kereta terakhir berangkat pada pukul 22.30 WIB tadi.
“Untuk hari ini terdapat sekitar 10.000 pengguna yang berangkat dari stasiun pasar senen dan 5000 dari stasiun gambir,” kata Eva lewat keterangan tertulisnya, Rabu (5/5/2021).
Secara keseluruhan, untuk mengangkut sekitar 10 ribu penumpang dari Stasiun Pasar Senen digunakan 20 kereta dengan kapasitas masing-masing hanya 70 persen dari kursi yang tersedia.
“Untuk jumlah kereta dan ketersediaan tempat duduk sepekan terakhir ini tidak ada perubahan yakni berkisar antara 17 sampai 20 kereta,” jelas Eva.
Selanjutnya pada Kamis (6/5), Stasiun Pasar Senen tidak melayani penumpang yang ingin mudik, kecuali bagi masyarakat yang memiliki kepentingan mendadak, seperti perjalanan dinas, ada keluarga meninggal dunia atau sakit.
Hal itu juga harus dibuktikan dengan surat dari kantor untuk pekerja, sementara untuk kemalangan surat pengantar dari kelurahan.
Berita Terkait
-
Lonjakan Penumpang di Stasiun Senen Jelang Larangan Mudik
-
Mudik Dilarang, Pemkot Solo Izinkan Pelancong Datang dan Menginap di Hotel
-
Jelang Larangan Mudik, Terjadi Lonjakan Penumpang di Stasiun Senen
-
Ridwan Kamil: Atur Wisata Lebih Mudah, Kalau Mudik Itu Susah
-
Siasati Aturan Larangan Mudik, Warga Pilih Pulang Kampung pada H-8 Lebaran
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres
-
'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel
-
Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi
-
Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan
-
Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks
-
Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia