Suara.com - Pemerintah melanjutkan program bantuan BLT BPJS Ketenagakerjaan Rp1 juta kepada pekerja di tengah masa pandemi COvid-19. Penerima bantuan bisa mengecek secara online dan berikut cara cek penerima BLT BPJS Ketenagakerjaan Rp1 juta.
Cara agar penerima BLT BPJS Ketenagakerjaan Rp 1 juta tahun yang sudah diproses atau belum adalah dengan mengakses laman bpjsketenagakerjaan.go.id atau kemnaker.go.id. Sebenarnya, penerima juga tidak perlu terburu-buru aplikasikan cara cek penerima BLT Ketenagakerjaan melalui website karena bisa kirim pesan lewat Whatsapp nomor 081380070175 atau menghubungi call center nomor telepon 174.
Total calon penerima BLT BPJS Ketenagakerjaan mencapai kurang lebih 8,7 juta orang. Sementara anggaran yang disediakan mencapai Rp 8,79 triliun. Dana sebesar Rp1 juta akan dibagikan secara langsung kepada orang yang lolos sebagai penerima.
Calon penerima telah disaring menggunakan data milik BPJS Ketenagakerjaan karena dinilai paling akurat dan lengkap.
Kemudian dana BLT BPJS Ketenagakerjaan akan langsung dikirim ke rekening penerima melalui bank penyalur atau bank HIMBARA yang antara lain adalah Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN.
Bila Anda ingin mengecek status calon penerima BLT, silahkan ikuti panduan cara cek Penerima BLT BPJS Ketenagakerjaan Rp 1 juta di bawah ini.
1. Melalui laman resmi BPJS Ketenagakerjaan
- Akses website bpjsketenagakerjaan.go.id
- Kalau sudah masuk langsung pilih menu cek status calon penerima BSU
- Setelah diklik akan muncul formulir yang meminta Anda memasukkan NIK, Nama lengkap, dan tanggal lahir pada kolom tersedia
- Setelah diisi dengan benar, klik kode captcha lalu klik lanjutkan.
- Bila nama Anda lolos, Anda akan melihat keterangan tertulis seperti berikut ini.
"Anda lolos verifikasi dan validasi BPJS Ketenagakerjaan sebagai calon penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU), untuk verifikasi selanjutnya akan dilakukan oleh Kemnaker."
"Proses verifikasi dan validasi dilakukan sesuai dengan Permenaker Nomor 16 tahun 2021."
Baca Juga: Pekan Ini, BPJamsostek Gelar Vaksinasi di 2 Titik Berbeda di DKI Jakarta
2. Melalui chat WhatsApp ke 08138007015
Caranya mudah, cukup dengan alur berikut ini:
Kirim pesan ke nomor WhatsApp 081380070175 dengan format verifikasi dan validasi BPJS Ketenagakerjaan
- Jika sudah mendapatkan alternatif respons, silahkan pilih "Informasi Calon Penerima BSU 2021".
- Selanjutnya, silahkan ikuti petunjuk yang muncul di chat WhatsApp Anda.
3. Melalui layanan Masyarakat
- Hubungi call center nomor 175
- Anda juga bisa memakai alternatif email ke care@bpjsketenagakerjaan.go.id
- Alternatif ketiga adalah DM ke sosial media resmi BPJS Ketenagakerjaan.
- Sertakan data pribadi seperti KTP, nama, dan tanggal lahir pada kolom komentar sosial media layanan masyarakat BPJS Ketenagakerjaan
- Hubungi kantor terdekat dengan membawa KTP dan Kartu Peserta BPJAMSOSTEK.
4. Melalui laman Kemnaker
Buka website kemnaker.go.id
Tag
Berita Terkait
-
Pemerintah Siapkan Digitalisasi Bansos, Sistem Dibuat Oleh Luhut Binsar Pandjaitan
-
Bansos BSU Cair Januari 2026? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Ini Kata Pemprov DKI soal Usulan Pencabutan Bansos Keluarga Pelaku Tawuran
-
Bansos Beras 10 Kg Dipastikan Lanjut di 2026 untuk 18 Juta Penerima
-
Gus Ipul Pastikan BLTS Rp900 Ribu Jangkau Warga Terdampak Bencana di Sumatra
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu