"Kita perlu menyebarkan informasi positif di kalangan anak muda ini dan membuat mereka lebih mempertanyakan informasi yang mereka dapatkan."
Lebih dari 50 persen orang Indonesia berusia sembilan hingga 40 tahun - populasi yang dikenal sebagai Gen Z dan Milenial.
Dalam survei Gen Z dan Milenial yang dilakukan oleh lembaga survei Indikator Politik Indonesia, 95 persen responden setidaknya "sedikit khawatir" tentang masalah iklim - jauh lebih banyak daripada kelompok yang lebih tua.
Studi menunjukkan bahwa krisis iklim dipandang sebagai masalah paling mendesak kedua di negara ini, setelah korupsi.
Helga Angelina, 30 tahun pendiri rantai restoran vegan Burgreens dan produsen daging tiruan vegan bebas minyak sawit Green Rebel Foods, mengatakan tren membuat pilihan yang lebih sadar lingkungan telah membuat pendapatannya melonjak 20 kali lipat sejak dia memulainya pada tahun 2013.
Burgreens sekarang memiliki 15 gerai di seluruh kota dan bisnis manufaktur daging tiruan sekarang memasok ke pemain besar sektor makanan internasional seperti kedai kopi Starbucks dan raksasa furnitur IKEA.
"Dalam dua tahun terakhir, kami telah menarik grup Gen Z ini, yang merupakan pelanggan generasi baru... mereka lebih didorong oleh lingkungan," kata Helga kepada Reuters. Sebelumnya, kliennya sebagian besar adalah ekspatriat yang sadar kesehatan atau orang Indonesia kelas menengah ke atas.
Beberapa pemilik bisnis yang berbicara dengan Reuters yang menghindari minyak kelapa sawit mengatakan sementara mereka waspada dengan praktik buruk yang terkait dengan industri ini, mereka terbuka untuk minyak sawit berkelanjutan jika itu lebih mudah tersedia dan biayanya kompetitif.
Kebutuhan untuk membendung sentimen anti sawit di Indonesia semakin mendesak dengan meningkatnya ketergantungan pada pasar domestik untuk memenuhi pasokan sawit.
Baca Juga: Asam Lemak yang Terkandung di Minyak Kelapa Sawit Bisa Menyebabkan Penyebaran Sel Kanker
Data resmi menunjukkan, hampir sepertiga dari pasokan minyak sawit Indonesia dikonsumsi secara lokal, dibandingkan dengan 23,4 persen pada tahun 2015.
Angka ini diperkirakan akan melonjak menjadi 40 persen pada tahun 2025, kata Toggar dari GAPKI, dan hingga 70 persen pada tahun 2030 jika rencana Indonesia untuk mengamanatkan 40 persen kandungan minyak sawit dalam biodieselnya membuahkan hasil.
Meski pun seruan untuk memboikot kelapa sawit relatif tidak terdengar di Indonesia dibandingkan dengan negara lain, anak muda Indonesia menuntut praktik yang lebih berkelanjutan.
“Kami tahu bisnis seperti biasa tidak bisa lagi dibiarkan,” Melati Wijsen, seorang aktivis iklim berusia 19 tahun dan pendiri Youthtopia nirlaba yang berbasis di Bali, mengatakan kepada Reuters.
"Masalah-masalah ini bukanlah cerita yang jauh dari kita, yang kita dengar tentang itu adalah sesuatu yang kita jalani. Ini adalah kenyataan kita."
REUTERS
Berita Terkait
-
BPDP Ungkap Penerimaan Ekspor Sawit Tembus Rp 31 Triliun di 2025
-
Harga CPO KPBN Terkoreksi di Level Rp14.345/kg, Bursa Malaysia Melemah
-
BPDP Akui Produktivitas Sawit Indonesia Kalah dari Malaysia
-
Heboh! KBBI Definisikan Sawit Sebagai Pohon, Kriterianya Sudah Sesuai?
-
Disindir Soal Ingin Tanam Sawit, Prabowo: Semua Pemimpin Negara Minta ke Saya!
Terpopuler
Pilihan
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
Terkini
-
Meski Kehilangan Istri, Haji Suryo Tanggung Penuh Biaya dan Sekolah Korban Kecelakaan
-
Jaringan Perburuan Gajah Sumatera Dibongkar, Kadiv Humas: 15 Tersangka Diamankan!
-
OTT Pekalongan: 11 Orang Termasuk Sekda Tiba di Gedung KPK, Apa Peran Bupati Fadia Arafiq?
-
JIS Kini Terhubung ke Ancol dan Stasiun KRL, Anies Baswedan: Alhamdulillah
-
Babak Baru Kasus Hasbi Hasan, KPK Laporkan Linda Susanti ke Polda Metro Jaya
-
Duduk di Tengah SBY dan Jokowi, Prabowo Pimpin Silaturahmi dan Diskusi di Istana Merdeka
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Pramono Anung Mau Sikat Terminal Bayangan, Wajibkan 26.500 Pemudik Lewat Jalur Resmi
-
KPK Ungkap OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terkait Outsourcing di Sejumlah Dinas
-
Titip Pesan ke Ahok Lewat Veronica Tan, Pramono Anung: Urusan Sumber Waras Sudah Beres