Suara.com - Baru-baru ini, lembaga Trust Indonesia Research and Consulting melakukan survei tentang partai politik (parpol) dalam Pemilu 2024.
Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Hasil riset tersebut perlu mendapat perhatian bagi Nasdem, PPP, dan PAN karena tiga partai itu diprediksi tidak lolos ambang batas parlemen atau parliamentary threshold sehingga tidak memiliki perwakilan di parlemen Senayan pada pemilu mendatang.
Tiga parpol itu adalah Partai Nasdem dengan elektabilitas sebesar 3,9 persen, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebesar 2,9 persen, dan Partai Amanat Nasional (PAN) sebesar 1,9 persen.
Direktur Eksekutif Trust Indonesia Azhari Ardinal telah memaparkan hasil surveinya secara daring, Senin (31/1/2022). Untuk diketahui, Trust Indonesia Research and Consulting telah melakukan survei pada 3-12 Januari 2022 secara tatap muka langsung.Sebanyak 1.200 responden yang dipilih untuk mengikuti survei ini.
Sementara, teknik pengambilan sampel menggunakan multistage random sampling dengan menetapkan margin of error sebesar 2,8 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.
Akademisi Musni Umar langsung memberikan tanggapan atas survei tersebut. Hanya saja, dirinya mengaku tidak percaya ketiga parpol itu tak lolos ambang batas pada Pemilu 2024 lalu.
"Hasil survei baru-baru ini menempatkan Nasdem, PPP dan PAN tdk lolos di Senayan pemilu 2024. Akankah menjadi kenyataan, bisa ya bisa juga tdk. Sangat tergantung parpol tsb. Saya tdk percaya Nasdem dan PPP akan terlempar dari Senayan pemilu 2024," tulisnya di akun Twitternya, Kamis 93/2/2022).
Sebelumnya, pengamat Politik Tony Rosyid blak-blakan menilai ada tiga partai politik (parpol) yang memepet Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Seperti diketahui, Anies Baswedan santer dirumorkan bakal masuk bursa Pilpres 2024. Sebab, elektabilitas dan popularitas Anies Baswedan cukup terjaga berdasarkan hasil berbagai lembaga survei.
Baca Juga: Pengamat Politik Soroti Tanda-Tanda Kejayaan Anies Baswedan di Pilpres 2024: Hampir Pasti Menang
Merespons hal itu, Tony Rosyid mengatakan, tren politik sedang berpihak ke Anies Baswedan. Kondisi itu akan membuat Anies Baswedan masuk radar berbagai partai politik.
Hal itu terbukti dengan deretan parpol yang berupaya selalu melibatkan Anies Baswedan dalam berbagai kegiatannya.
"Jika NasDem selalu mengirim pesan dukungan ke Anies, perayaan harlah PPP di DPW-DPW terus menghadirkan Anies," jelas Tony Rosyid, Selasa (1/2).
Tony Rosyid mengungkapkan, PAN juga sudah memberikan sinyal siap mendukung Anies Baswedan di Pilpres 2024. Hal itu terlihat dari gelagat Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan yang mulai mendekati Anies Baswedan.
Tag
Berita Terkait
-
Tak Pusing Pilih Partai Pengusung untuk Nyapres, Ridwan Kamil: Di Waktu yang Tepat Pasti Saya Kasih Tahu
-
Usai Terpilih Jadi Ketua DPD Demokrat DKI Jakarta, Mujiyono Bersafari Politik Sowan ke Sesepun NU di Lubang Buaya
-
Jadi Pasangan The Ruling Party, Analis: Penguasa yang Tak Happy Duet Anies-AHY Bisa Pakai Segala Cara untuk Menghambat
-
Soroti Sejumlah Mantan Terpidana Korupsi Balik ke Parpol, Pengamat: Mestinya Partai Cari Orang-Orang Bersih
-
Pengamat Politik Soroti Tanda-Tanda Kejayaan Anies Baswedan di Pilpres 2024: Hampir Pasti Menang
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
Terkini
-
Soroti Kebocoran di Bea Cukai, Thony Saut Situmorang Singgung Indeks Persepsi Korupsi
-
Pejabat Pajak Jadi Direksi 12 Perusahaan, Eks Penyidik KPK Sebut Ada Konflik Kepentingan
-
Bocah Nduga Tewas dan Jasadnya Diduga Dihilangkan, Theo Hesegem Laporkan ke Jakarta
-
Guru Telanjangi 22 Siswa SD di Jember, Komisi X DPR: Harus Ada Efek Jera, Bila Perlu Diberhentikan
-
Sodorkan Zulhas Dampingi Prabowo, PAN Sedang Cek Ombak atau Serius?
-
Ahmad Doli Kurnia Laporkan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Asahan ke KPAI
-
Wamenhaj: Asrama Haji Akan Jadi 'Pusat Ekonomi Umrah', Semua Jemaah Wajib Lewat Sini!
-
Mendagri Minta Jajarannya Dukung Transformasi dan Arah Kebijakan Presiden
-
Transjakarta Berduka dan Serahkan Penyelidikan Kecelakaan Maut di Pondok Labu ke Polisi
-
Tolak PSN Merauke, Majelis Rakyat Papua Peringatkan Risiko Kepunahan Masyarakat Adat