Suara.com - Tak lama lagi, para jemaah haji dari Indonesia akan tiba di Makkah untuk melaksanakan ibadah haji 2022 yang menjadi rukun Islam ke-5. Adapun mereka akan melaksanakan rangkaian ibadah haji yang berada di berbagai lokasi di Tanah Suci seperti Masjidil Haram. Guna membantu transportasi para jemaah haji menuju satu lokasi ke lokasi lainnya saat berada di kota Makkah, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyediakan armada bus shalawat.
Berdasarkan informasi yang dilansir oleh Kementerian Agama (Kemenag) melalui kanal resmi mengumumkan bahwa armada bus tersebut siap beroperasi sejak Minggu (12/6/2022) silam.
Bus tersebut juga beroperasi selama 24 jam secara shuttle sehingga jemaah haji tidak perlu khawatir soal transportasi.
Nantinya, armada bus itu akan menempuh berbagai rute, terutama untuk mengantar jemaah haji Indonesia dari hotel di Makkah untuk beribadah di Masjidil Haram.
Sebelum menggunakan bus tersebut, Kasi Transportasi Daker Makkah Asep Subhana kepada Media Center Haji (MCH) berharap jemaah haji sudah mengetahui rute yang akan mereka tempuh sesuai dengan stiker yang tertempel di badan bus.
Berikut rincian lengkapnya.
- Stiker putih dengan nomor 1 : rute Mahbas Jin - Bab Ali
- Stiker biru dengan nomor 2 : rute Syisyah - Syib Amir
- Stiker hijau dengan nomor 3 : rute Raudhah - Syib Amir
- Stiker hitam dengan nomor 4 : rute Jarwal - Syib Amir
- Stiker warna coklat dengan nomor 5 : rute Misfalah - Jiad
Buat apa kode warna dan angka stiker tersebut?
Kode warna dan angka tersebut untuk mempermudah jemaah menghafalkan rute sesuai dengan kode warna yang juga akan diberikan dalam kartu mereka.
"Format stiker ini dibuat untuk memudahkan jemaah. Jika ada jemaah yang tidak bisa membaca tulisan rute, bisa mengingat nomor atau warna. Setiap jemaah juga dibekali kartu yang sama dengan stiker bus salawatnya," ujar Asep di Makkah, Minggu (11/06/2022).
Baca Juga: Segini Biaya Haji Plus 2022, Cepat Berangkat dan Dapat Fasilitas Lengkap
Ciri bus shalawat yang bawa jemaah haji dari Indonesia
Bagi jemaah haji dari Indonesia tidak perlu susah payah mencari rombongan bus yang membawa mereka. Bus Shalawat umumnya memiliki corak warna merah, putih, dan hijau dan tertera tulisan 'INDONESIA' berukuran besar yang terpampang di badan bus.
Jemaah haji diimbau untuk datang lebih awal
Meski jumlah armada bus tidak sedikit, jemaah haji diimbau untuk datang lebih awal guna mengantisipasi penumpukan penumpang bus.
Kontributor : Armand Ilham
Tag
Berita Terkait
-
Segini Biaya Haji Plus 2022, Cepat Berangkat dan Dapat Fasilitas Lengkap
-
Sejarah Gelar Haji di Indonesia, Ternyata Ada Campur Tangan Belanda
-
5 Penyakit yang Sering Dialami Jemaah Haji, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya
-
Fakta Unik Pulau Rubiah, Tempat Karantina Jemaah Haji Pertama di Masa Kolonial
-
Waspada Cuaca Panas, Ini Cara Mencegah Dehidrasi Bagi Jemaah Haji di Arab Saudi
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!
-
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Mensos Siapkan Skema Bantuan Khusus Bagi Ahli Waris
-
Buka-bukaan Anak Riza Chalid: Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang 3 Hari
-
Indonesia Protes Keras Gugurnya Pasukan UNIFIL, Tuntut Investigasi Menyeluruh Atas Serangan Israel
-
Fakta Baru Kasus Andrie Yunus Terungkap di DPR, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Puspom TNI
-
Istri Eks Komut Indofarma Mengadu ke DPR, Sebut Vonis 13 Tahun Penjara Tanpa Bukti Aliran Dana
-
MenpanRB: Isu Utama WFH ASN Adalah Digitalisasi, Bukan Sekadar Efisiensi
-
Detik-detik Gugurnya Praka Farizal di Lebanon, Terkena Serangan Mortir saat Salat Isya
-
Prabowo Berduka Atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon