AKBP Jerry Raymond Siagian atau yang kerap dikenal sebagai Jerry Siagian merupakan seorang perwira menengah Polisi Republik Indonesia yang telah menjabat sebagai Wadirkrimum Polda Metro Jaya.
Suara.com - Wadirkrimum Polda Metro Jaya, AKBP Jerry Raymond Siagian turut menjalani penahanan di tempat khusus (patsus) buntut kasus pembunuhan berencana Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat yang didalangi oleh Irjen Ferdy Sambo.
Hal itu diungkapkan oleh Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi wartawan. Menurutnya, mantan Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya itu kini menjalani penahanan di Mako Brimob Depok.
"Ya betul Wadir (Jerry Siagian di tempatkan di patsus)," kata Dedi saat dihubungi wartawan Senin (22/8/2022).
Profil Jerry Siagian
Jerry Siagian memiliki nama lengkap Jerry Raymond Siagian. Jerry Siagian lahir pada 1978 yang saat ini berusia 44 tahun. Ia lulus dari Akademi Kepolisian pada 2001. Jerry memiliki beberapa gelar dan mengenyam pendidikan hingga magister.
Karier dan Prestasi Jerry Siagian
Jerry Siagian merupakan perwira menengah polri. Ia diangkat sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada 26 Juli 2021. Ia memiliki pangkat Ajun Komisiaris Besar Polisi atau AKBP.
Ia pernah menangkap Ratna Sarumpaet, tersangka kasus penyebaran berita palsu atau hoaks yang berlangsung pada tahun 2018. Selain itu, Jerry Siagian juga menangkap Olivia Nathania yang merupakan anak Nia Daniaty dalam kasus penipuan proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019.
Saat ini, ia ditahan di tempat khusus. Hal ini dinyatakan oleh Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo. "Ya betul Wadir (Jerry Siagian di tempatkan di patsus)," kata Dedy.
Selain Jerry, anggota Polisi lain juga terseret karena diduga melakukan pelanggaran etik dalam menangani kasus ini. Salah satu anggota polri yang diperiksa adalah Kombes Budhi Herdi Susianto, Mantan Kapolres Metro Jakarta Selatan menjalani penempatan khusus dan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi diperiksa oleh Inspektorat Khusus.
Terdapat tujuh anggota Polda Metro Jaya yang diduga melakukan pelanggaran kode etik. Inspektur Pengawasan Umum, Komjen Agung Budi Maryoto mengatakan terdapat empat anggota berpangkat perwira menengah dan tiga perwira pertama.
Oleh karena itu, terdapat 83 polisi yang diperiksa terkait kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J dan sebanyak 35 orang diduga melanggar etik.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
Viral Potret Brigadir J Setrika Pakaian Anak-anak Ferdy Sambo, Warganet Murka: Masa Nggak Bisa Bayar ART?
-
Brigadir J Diwisuda dan Dapat Predikat Sangat Memuaskan, Ijazah Diterima Orang Tua
-
Gaya Hidup Bawahan Ferdy Sambo Disorot, Kebiasaan Ini yang Dipertanyakan
-
Polri Kejar Penyebar Video Hoax Tumpukan Uang Milik Ferdy Sambo
-
Viral Tumpukan Uang Dolar Dalam Koper Disebut Berada di Rumah Ferdy Sambo, Polri: Hoaks!
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Iran Tantang Donald Trump: Siap 'Sambut' Militer AS di Selat Hormuz
-
Kisah Pak Minta: Curi Labu Siam Demi Menu Buka Puasa Ibu yang Renta hingga Tewas Dipukuli Tetangga
-
Pezeshkian Telepon Putin, Minta Rusia Mendukung Hak-hak Sah Rakyat Iran
-
Vidi Aldiano Berpulang, Wapres Gibran: Indonesia Kehilangan Talenta Muda Berbakat
-
Ingatkan Pemerintah, JK Minta Indonesia Jangan Hanya Menjadi Pengikut Donald Trump
-
Kini Minta Maaf, Terungkap Pekerjaan Pengemudi Konvoi Zig-zag yang Viral di Tol Becakayu
-
Presiden Iran: Negara-negara Arab Tak Akan Lagi Diserang, Asal Tak jadi Alat Imperialis AS
-
Golkar 'Sentil' Bupati Fadia: Fokus Proses Hukum di KPK, Tak Perlu Alasan Tak Paham Birokrasi
-
Trump Minta Iran Menyerah Tanpa Syarat, Balasan Presiden Pezeshkian: Tak Akan Pernah
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!