Suara.com - Langkah hukum anggota Komisi Pertahanan DPR Hillary Brigitta Lasut terhadap komedian Mamat Alkatiri ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik dinilai dapat merugikan Brigitta sendiri.
Anggota DPR Fadli Zon menyarankan kepada Hillary untuk mencabut kembali laporan ke polisi.
Menurut Fadli Zon sebaiknya Brigitta menyelesaikan masalahnya dengan Mamat secara baik-baik karena tidak semua hal perlu dilaporkan kepada kepolisian.
"Ya menurut saya ajak saja dialog, undang makan saja. Ngapain sih semuanya harus lapor polisi, kayak negara kita nggak bisa diselesaikan tanpa lapor polisi," kata Fadli di DPR, hari ini.
Brigitta merupakan politikus Partai Nasional Demokrat yang tahun lalu pernah menjadi perbincangan publik setelah mengirim surat kepada pejabat TNI untuk meminta fasilitas pengamanan berupa ajudan pribadi.
Fadli Zon berada di dalam acara yang sama saat Mamat me-roasting Brigitta pada Sabtu (1/10/2022).
Roasting merupakan metode stand up comedy yang digunakan untuk memojokkan atau menyerang seseorang dengan cara unik. Komedian akan dengan sengaja mengejek target dengan tujuan tertentu.
Fadli Zon juga di-roasting oleh Mamat, tetapi Fadli Zon tidak mengambil hati.
"Nggak ada lah (tidak tersinggung). Di-roasting biasa-biasa saja, saya biasa di-roasting. Anggap saja itu otokritik hiburan gitu ya. Kadang-kadang apa yang dikatakan bisa juga benar ya," kata Fadli Zon.
Baca Juga: Intip Profil Hillary Brigitta Lasut, Anggota DPR RI yang Laporkan Komika Mamat Alkatiri
Sedangkan Brigitta yang juga di-roasting Mamat, menempuh jalur hukum dengan melaporkan Mamat ke Polda Metro Jaya pada hari Senin.
Melalui akun Twitter, Fadli menyebut apa yang dilakukan Mamat dengan me-roasting Fadli masih dalam batas wajar.
“Menurut saya wajar kritik kritiknya, memang sesekali ada kata kasar. Tapi itulah bumbu komedi. Saya merasa terhibur dan terpingkal pingkal,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Ada 2 Raja Saling Mengklaim di Keraton Solo, Fadli Zon Mengadu pada DPR
-
Fadli Zon Sebut Pemerintah Tak Intervensi Urusan Keraton Solo: Fokus Kami Hanya Cagar Budaya
-
5 Fakta Kericuhan Keraton Surakarta, Adu Argumen Dua Kubu 'Berebut Tahta'
-
Korban Pemerkosaan Mei 1998 Alami Teror Berlapis, Dilarang Lapor Oleh Pejabat Negara
-
Sidang Gugatan Ucapan Fadli Zon Soal Pemerkosaan Massal 98: Psikolog UI Ditegur Hakim karena Minum
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!
-
Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran
-
Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan
-
Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan