Suara.com - Pondok Pesantren Al Zaytun, Indramayu, Jawa Barat belakangan ini tengah menjadi sorotan atas kontroversi yang viral di media sosial. Bahkan beberapa waktu lalu, sejumlah elemen masyarakat melakukan demo di depan pondok pesantren Al Zaytun. Berikut ini daftar kontroversi Ponpes Al Zaytun.
Kontroversi ponpes Al Zaytun bermula saat pimpinan Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang diduga telah menyebarkan ajaran sesat dan melenceng dari sunnah Islam. Beberapa pihak mulai dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) juga telah merespons dugaan ajaran sesat Panji Gumilang ini.
MUI menyebut jika Ponpes Al Zaytun telah terafiliasi dengan gerakan Negara Islam Indonesia (NII). Bahkan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil langsung membentuk tim investigasi untuj mengumpulkan data dan juga fakta terkait dugaan adanya ajaran sesat di Ponpes Al Zaytun.
Daftar Kontroversi Ponpes Al Zaytun
Berikut ini daftar kontroversi dari Pondok Pesantren Al Zaytun:
1. Saf jamaah laki-laki dan perempuan dicampur saat sholat Idul Fitri
Publik digegerkan dengan unggahan dari akun Instagram @kepanitiaanalzaytun, Ma'had Al Zaytun Indonesia yang memperlihatkan sebuah foto saf sholat Ied perempuan bercampur dengan jemaah laki-laki.
Bahkan jamaah perempuan berada di posisi paling depan di antara jemaah laki-laki. Diketahui, kegiatan sholat Ied dilaksanakan di Masjid Rahmatan Lil Alamin Al Zaytun-Indonesia.
2. Saf Sholat yang berjarak
Baca Juga: Tak Capai Target Saat Merampok, Mantan Pengurus Ponpes Al Zaytun Ungkap Dicambuk
LBM NU Jabar menjelaskan bahwa istidlal pihak Al Zaytun dalam pelaksanaan sholat berjarak berdasarkan pada QSAl-Mujadalah ayat 11 ini menyimpang. Menurut lembaga tersebut, penyimpangan terlihat dari penafsiran Al Zaytun ketika memaknai kata "Tafassahu" didalam ayat Alquran.
LBM NU mengungkapkan bahwa aturan sholat yang memerintahkan untuk menjaga jarak di dalam barisan sholat bertujuan untuk mempersilahkan orang lain menempati majlis supaya kebagian tempat duduk.
Hal tersebut tentu bertentangan dengan hadits sahih yang secara tegas memerintahkan umat Islam untuk merapatkan barisan saat sholat. Kemudian, merenggangkan barisan sholat juga sangat bertentangan dengan ijma para ulama perihal anjuran untuk merapatkan barisan saat sholat.
3. Adzan tidak menghadap kiblat
Dalam sebuah unggahan video oleh akun @say.viideo, memperlihatkan muadzin di masjid milik Al Zaytun mengumandangkan adzan menghadap kepada jemaah sholat, bukan ke arah kiblat.
Hal ini tentu bertentangan dengan hadist HR. Al-Hakim, yang menganjurkan untuk mengumandangkan adzan dengan berdiri menghadap ke arah kiblat kecuali pada lafadz hayya ‘alash-shalah dan hayya ‘alal falah.
Berita Terkait
-
Kondisi Mencekam Demo di Ponpes Al Zaytun: Massa Ricuh, Minta Panji Gumilang Ditangkap
-
Sikap Pemerintah Soal Polemik Ponpes Al-Zaytun: Bentuk Tim Investigasi, Izin Bakal Dicabut?
-
Profil Mbah Imam, Pendiri Ponpes Al Zaytun yang Bongkar Kapan Panji Gumilang Mulai Aneh
-
Terkuak! Ponpes Al-Zaytun Bawa Oknum Santri Dugem dan Merampok
-
MUI Rekomendasikan Panji Gumilang Dipidana Usai Rakor Bersama Menko Polhukam, Mahfud MD Dipuji: On The Spot Light
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
Terkini
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
-
Akademisi Beri Peringatan Keras: Indonesia Belum Siap E-Voting, Ancaman Kejahatan Siber Mengintai!
-
Menlu Ikut Hadir di Pertemuan Prabowo dan Ormas Islam, Beri Penjelasan RI Gabung BoP
-
Di RDPU Komisi II DPR, Akademisi UI Usul Bawaslu Dibubarkan dan Cabut Wewenang Sengketa MK
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Ulang Paulus Tannos, Buronan e-KTP yang Nekat Ganti Identitas
-
Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan
-
Polda Metro Jaya Klarifikasi Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Mens Rea Jumat Ini