Suara.com - Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, KH Abdul Hakim Machfudz menyampaikan sikapnya yang menegaskan jika pondok pesantren asuhannya netral dalam kontestasi Pilpres 2024.
Pernyataan itu disampaikan Abdul merespons kabar yang menyebut Ponpes Tebuireng mendeklarasikan dukungan terhadap salah satu paslon di Pilpres 2024. Sikap ini ternyata menyulut calon wakil presiden atau cawapres Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.
Di akun media sosialnya, Cawapres nomor urut 1 ini bersyukur pada sikap tersebut. Dia pun menuliskan dengan sikapnya menyatakan rasa syukurnya.
"Syukur alhamdulillah, Ini gara-gara arek iku meneh (gara-gara orang itu lagi).." tulis Cak Imin di media sosialnya tampa menyebutkan sosok yang ditujunya.
Ketum PKB ini tidak luput mengunggah surat pengumuman yang menjadi pengumuman resmi dari pesantren Tebuireng tersebut.
Meski dalam surat edaran Tebuireng menegaskan tidak juga mendukung AMIN, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
Cuitan Cak Imin langsung mengundang respon netizen terutama pengikutnya yang mempertanyakan siapa sosok yang dimaksud.
"arek sopo gusss wkwkw," tanya netizen.
Surat Pernyataan Pesantren Tebuireng
Pesantren Tebuireng tetap dalam posisi netral dan tidak berpihak dalam Kontestasi Pilpres 2024 dalam rangka menjaga persatuan dan semangat ukhuwah," kata Abdul dalam keterangan tertulis, Rabu (7/2).
Ia menjelaskan kegiatan deklarasi dukungan dalam acara 'Mudzakarah Indonesia Maju' yang tidak mewakili sikap kelembagaan Pesantren Tebuireng. Abdul mengatakan deklarasi itu merupakan merupakan sikap personal.
Abdul menegaskan Ponpes Tebuireng tidak pernah terlibat politik praktis atau mendeklarasikan dukungan terhadap salah satu calon presiden dan calon wakil presiden di Pilpres 2024.
Ia pun tetap menghormati dan menerima setiap tamu yang hadir ke Ponpes Tebuireng. "Pesantren Tebuireng senantiasa menerima dan menghormati tamu yang bersilaturahmi sesuai dengan tuntunan ajaran Islam," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Cak Imin: Bencana Bertubi-Tubi Bisa Picu Kemiskinan Baru
-
Banyak Media Terhimpit PHK, Menko PM Janjikan Ada Distribusi Iklan Merata
-
Ujian Berat Prabowo: PKB dan PAN 'Tes Ombak' Tanpa Gibran, Siapkah Lepas dari Bayang-Bayang Jokowi?
-
Cak Imin Ungkap Obrolan PKB Bareng Prabowo di Istana: dari Sistem Pilkada hingga Reshuffle?
-
Sebelum Lakukan Pemutihan Utang BPJS, Pemerintah Ingin Pastikan Hal Ini
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Gempa Beruntun M 5,5 Guncang Karatung dan Melonguane Sulawesi Utara
-
Gunung Semeru Lima Kali Erupsi Hari Ini, PVMBG Ungkap Lima Titik Waspada
-
Gus Ipul Ajak ASN Kemensos Turun Ground Check DTSEN
-
Kisah Dokter Diaspora Terobos Sekat Birokrasi demi Misi Kemanusiaan di Sumatra
-
Sarmuji Luruskan Fatsun Politik Fraksi Golkar: Bukan Larang Kritik Prabowo-Gibran, Tapi Ada Etikanya
-
Respons Keluhan Warga, Kemensos Libatkan YLKI Awasi Penonaktifan BPJS PBI
-
Niat Gasak HP ASN di Tengah Gemerlap Imlek di Bundaran HI, Pria Paruh Baya Diciduk
-
Geledah Rumah di Ciputat, KPK Sita Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar Terkait Kasus Bea Cukai
-
Ancaman Bagi Koruptor! Gibran Ingin Aset Hasil Judol Hingga Korupsi Disita, Apa Kata Pukat UGM?
-
Penumpang LRT Jabodebek Usul Penambahan Gerbong Khusus Wanita Guna Cegah Pelecehan