Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Muhaimin Iskandar atau Cak Imin tampak menyinggung Menteri BUMN, Erick Thohir soal tudingan paslon Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar (AMIN) bakal mengganti BUMN dengan koperasi.
Dalam sebuah video yang diunggah akun TikTok @ekaputra3458, Cak Imin tampak tengah berada di tengah-tengah massa pendukungnya yang menghadiri agenda Selepet Imin.
Dalam video tersebut, Cak Imin tampak tengah menjalani chalange jawab cepat dari seorang wanita. Ia mendapat pertanyaan soal kata 'BUMN' yang harus dikomentari dengan satu kata.
Baca Juga:
Iwan Fals Umumkan Sikap Politiknya di Pilpres 2024, Beda Pilihan dengan Slank dan Dewa 19
Siap Jadi Buzzer Tanpa Bayaran, Trio Cewek Ini Total Dukung Anies
Bongkar Kemelut Pilgub DKI 2012, Ahok: Jokowi Tak Pernah Mau Saya Jadi Wakilnya
"BUMN," kata perempuan dalam video. "Koperasi," jawab Cak Imin merespon pertanyaan jawab cepat itu.
Cak Imin kemudian tampak memberikan pernyataan yang mengarah pada sindiran ke Menteri BUMN, Erick Thohir.
"Tau enggak ada menteri nyebar hoax. Masa menteri nyebar hoax seolah-olah Anies Muhaimin itu mengganti BUMN menjadi koperasi," kata Gus Muhaimin di hadapan massa.
Ia kemudian mempertegas, jika dirinya maupun Anies tidak pernah menyatakan menyatakan akan merubah BUMN menjadi koperasi.
"Padahal tidak pernah satu kalimatpun apalagi satu katapun dalam visi misi. Saya bilang ini baru kali ini zaman berubah, menteri pun sumber hoax," ungkapnya.
Mengetahui pernyataan Erick Thohir tersebut, Cak Imin mengaku langsung membuat cuitan di akun Twitternya.
"Saudara-saudara se-Bangsa se-Tanah air, ada Menteri BUMN menyebar hoax tentang BUMN. Masa BUMN mau dirubah menjadi koperasi," kata Cak Imin disambung sorak sorai massa pendukungnya.
"Yang lucu bukan tweetnya, tapi replynya. Mention dong," kata Cak Imin dengan ekspresi cekikian disambut tawa penonton.
Berita Terkait
-
Setelah Dijewer Dony Oskaria, PTPN Baru Bebaskan Kakek Mujiran
-
Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi
-
Dony Oskaria Jewer Manajemen PTPN Buntut Kasus Kakek Mujiran
-
Airlangga: Kebijakan DHE dan Ekspor via Danantara Mulai Berlaku 1 Juni 2026
-
Status Danantara Sumberdaya Indonesia Bukan BUMN
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Jemaat Dibubarkan Saat Ibadah, Bantul Telusuri Legalitas Gedung Sewa Gereja Misi Sejahtera
-
Cuma Jeda 24 Menit! Dua KRL Rangkasbitung Diteror Pelemparan Batu, Pelaku Masih Misterius
-
Guru dan Kaposyandu Kini Jadi 'Mata-mata' BGN, Pantau Langsung Kualitas MBG
-
Daftar Tersangka Kasus Bea Cukai: Dari Pejabat Elite hingga Bos Korporasi
-
Respons Janji Prabowo, DPR Minta Hapus Klasterisasi Guru dan Jadikan Semua PNS!
-
Pleidoi Menohok Noel: Bela Buruh Diperas, Malah Dituduh Memeras
-
Riset: 80 Persen Warga Pesisir Alami Penurunan Pendapatan Akibat Krisis Iklim
-
Muncul di Mabes Polri, Waka BGN Sony Sanjaya Jawab Isu Panas Kena OTT
-
Menyesal Pernah Jadi Wamenaker, Noel Ebenezer: Pedih Sekali Saya Dapat Jabatan Ini
-
Penasihat Hukum Klaim Noel Ebenezer Ada di Waktu dan Tempat yang Salah dalam Kasus K3