Suara.com - Kabar duka datang dari dunia sepak bola di Indonesia. Salah seorang suporter garis keras bernama Katon meninggal dunia.
Katon merupakan seorang penggemar sepak bola yang dikenal karena penampilannya yang nyentrik dan dukungannya yang fanatik terhadap Timnas Indonesia.
Katon meninggal dunia pada tanggal 25 Februari 2024 karena sakit. Ia terkenal karena melukis wajah Ketua PSSI, Erick Thohir di perutnya saat mendukung Timnas Indonesia melawan Timnas Argentina di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Juni 2023.
Selain itu, pada final Piala Dunia U-17 2023, Katon menggambar dadanya dengan paras Presiden FIFA, Gianni Infantino dan tulisan terima kasih Indonesia.
Katon dikenal sebagai pendukung garis keras Timnas Indonesia dengan dandanan yang nyentrik. Dirinya selalu hadir di lokasi pertandingan untuk menyaksikan langsung laga Timnas Indonesia.
Katon meninggalkan kesan mendalam bagi para penggemar sepak bola dan mendapat ucapan belasungkawa dari banyak pihak, termasuk dari Ketua Umum PSSI Erick Thohir hingga Presiden FIFA, Gianni Infantino.
"Hari ini sepak bola Indonesia kehilangan salah satu pendukung setianya. Selamat jalan Pak Katon," tulis Erick Thohir di akun Tik Toknya sembari mengunggah video Katon, dilihat Senin (26/2/2024).
"Semangat dan asa mu untuk sepak bola Indonesia insya Allah akan kami jaga. #erickthohir," sambungnya.
Sementara, Presiden FIFA Gianni Infantino dalam unggahannya menyampaikan belasungkawa sangat mendalam atas meninggalnya Katon.
Lewat unggahan insta story, Gianni Infantino mengaku sangat sedih mendengar kabar duka ini.
"Saya sangat sedih mendengar kabar meninggalnya Katon, seorang penggemar berat permainan indah kita yang sempat saya temui di Indonesia saat Piala Dunia FIFA U-17 tahun lalu. Dia selalu membawa senyum dan sangat antusias dengan sepak bola," ungkapnya dalam bahasa Inggris.
"Saya menyampaikan belasungkawa yang terdalam kepada keluarga, teman, dan semua orang di persaudaraan sepak bola Indonesia. Beristirahatlah dengan tenang," tukasnya.
Berita Terkait
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional
-
Status Bendung Katulampa Naik ke Siaga 3, Air Kiriman Diprediksi Terjang Jakarta Malam Ini
-
Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat
-
Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan
-
Kolaborasi Penerima Bansos dan Kopdes Merah Putih, Kemensos Bantu Kadang dan Ayam Petelur
-
Golkar Target Menang Pemilu 2029, Kaderisasi Jadi Kunci Transformasi