Suara.com - Video dua orang anggota DPRD mengamuk viral di media sosial Instagram. Keduanya tampak kesal hingga melempari kaca gedung kantor DPRD Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, dengan batu, kayu dan kursi.
Informasinya, pelemparan batu ke gedung DPRD Maluku Tengah itu terjadi pada Selasa (2/4/2024). Aksi tersebut diduga dipicu akibat tidak cairnya tunjangan hari raya (THR) Idul Fitri 2024.
Kedua anggota DPRD Maluku Tengah itu yakni Jen Marasabessy dan Faisal Tawainella. Keduanya berasal dari Partai Hanura Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Salahutu dan Kecamatan Pulau Haruku di Kabupaten Maluku Tengah.
BACA JUGA:
Lagak Santai Sandra Dewi Diperiksa Kejagung Dicibir: Nggak Tahu Malu, Harusnya Nunduk!
Dalam video wawancara yang beredar, Anggota DPRD Maluku Tengah bernama Jen Marasabessy mengatakan bahwa dia kesal lantaran tidak ada kejelasan soal THR Idul Fitri 2024.
Menurutnya, anggota fraksinya telah berkoordinasi dengan salah seorang pimpinan DPRD Maluku Tengah, menanyakan soal THR. Namun, hal itu tidak membuahkan hasil.
"Tidak ada uang di daerah ini. Ini apa sebenarnya? Kita punya hak yang sama di kantor ini sebagai anggota DPRD," katanya dalam video yang diunggah akun Instagram @undercover.id, dikutip Kamis (4/4/2024).
Sontak, video anggota DPRD ngamuk pecahkan itu pun dibanjiri komentar netizen. Mayoritas mereka mengolok-ngolok aksi wakil rakyat tersebut.
"Yuhuuuuu....bagusssss....hahaha budak lagi ngamuk...," kata @maritaadr.
"Sini sini bljr sabar dlu sm guru honorer pak wkwk," kata @zuds85.
"Dikira dia doang yg thr nya kaga turun aaahhh gua kepret tuh kumis," tulis @gungunhamdani
"Mereka adalah gambaran masyarakat kita pada umumnya," tulis @ryannsaptraa
"Gak bersyukur, gaji tunjangan plus seseran sdh luber luber," komentar @puthuuu99.
Berita Terkait
-
THR ASN Belum Cair Semua, Purbaya: Kementerian dan Lembaga Lambat Mengajukan
-
Kemnaker Respons Laporan 25 Ribu Buruh Belum Terima THR: Perusahaan Wajib Bayar Plus Denda
-
THR untuk Mertua Idealnya Berapa? Intip Cara Menghitungnya agar Pas dan Dompet Tetap Aman
-
Berapa Isi Amplop Lebaran yang Pantas untuk Anak Kecil di Tahun 2026?
-
6 Cara Budgeting THR Lebaran 2026, Segini Nominal yang Pantas untuk Orangtua dan Ponakan!
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?
-
Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat